Karena itu, penurunan kegempaan tidak dapat langsung dimaknai sebagai tanda bahwa aktivitas erupsi telah selesai.
Potensi erupsi masih terbuka. Menurut Armen, kemungkinan tersebut berkaitan dengan kegempaan vulkanik yang masih terjadi di dalam tubuh gunung.
Kemungkinan terjadinya erupsi berupa keluarnya abu vulkanik juga masih dinilai cukup tinggi.
Dengan kondisi tersebut, pemantauan terhadap Gunung Sinabung tetap dilakukan untuk melihat perubahan aktivitas vulkanik dari waktu ke waktu.
Penurunan aktivitas, kata Armen, merupakan bagian dari dinamika Gunung Sinabung yang masih dapat berubah sewaktu-waktu.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
