MEDAN, iNewsMedan.id— Sekitar 9.800 mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) akan menggunakan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) yang sekaligus terintegrasi dengan layanan perbankan. Skema ini membuka peluang perluasan transaksi digital dan penghimpunan nasabah dari kalangan mahasiswa.
KTM tersebut diberikan kepada 8.300 mahasiswa baru dari 16 fakultas serta 1.500 mahasiswa program pascasarjana. Peluncurannya berlangsung dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) USU di Medan, Jumat (14/8).
Kartu tidak hanya berfungsi sebagai identitas mahasiswa, tetapi juga dapat digunakan untuk transaksi perbankan. Mahasiswa juga memperoleh akses ke ekosistem digital balé by BTN.
Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan integrasi KTM dengan layanan perbankan diharapkan membuat aktivitas transaksi mahasiswa lebih praktis sekaligus mengenalkan layanan keuangan sejak di bangku kuliah.
“Mulai ke depannya mahasiswa USU akan menggunakan kartu tanda mahasiswa yang sekaligus juga berfungsi sebagai ATM. Mudah-mudahan ini menjadi ATM yang dipakai oleh adik-adik dan bisa menggunakan superapps balé by BTN, sehingga nanti banyak program promo dan diskon khusus buat mahasiswa USU,” ujar Nixon di Medan, Jumat (14/3).
Dari sisi bisnis, ekosistem kampus dinilai memiliki potensi sebagai sumber pertumbuhan transaksi sekaligus memperluas basis nasabah. Mahasiswa menjadi segmen yang dapat dikembangkan dari kebutuhan transaksi selama kuliah hingga memasuki dunia kerja dan membangun usaha.
Ekspansi serupa juga dilakukan di sejumlah perguruan tinggi lain. Pada Agustus 2026, sekitar 17.000 mahasiswa baru Universitas Diponegoro (Undip) dan hampir 12.000 mahasiswa baru Universitas Negeri Semarang (Unnes) juga mendapat KTM terintegrasi.
Jika digabung dengan USU, jumlah KTM co-branding yang diluncurkan pada Agustus 2026 di tiga perguruan tinggi tersebut mencapai sekitar 38.800 kartu.
Kerja sama dengan USU selanjutnya diarahkan pada digitalisasi layanan keuangan, literasi finansial, pengembangan kewirausahaan mahasiswa, serta layanan bagi sivitas akademika dan alumni.
Selain sektor transaksi, USU juga mendapat dukungan berupa 10 unit alat pengolah sampah organik Lahsamor untuk mendukung pengelolaan lingkungan kampus.
Editor : Ismail
Artikel Terkait
