Toba Caldera Culture Festival 2026: Mengangkat Filosofi Dalihan Na Tolu ke Panggung Dunia

Jafar Sembiring
TCCF 2026 akan digelar selama empat hari di Pangururan, Samosir, pada September 2026 mendatang. Foto: Istimewa

MEDAN, iNewsMedan.id - Kabupaten Samosir bersiap menjadi pusat perhatian dunia. Toba Caldera Culture Festival (TCCF) 2026 akan digelar selama empat hari pada September 2026 di Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara. Festival berskala internasional ini menjadikan Danau Toba sebagai jiwa dari seluruh perayaan.

Mengusung tema “Kaldera Toba Bergema: Suara dari Toba”, TCCF 2026 hadir sebagai ruang pertemuan antara budaya, suara, dan kearifan adat Nusantara. Puncak acara akan diisi dengan Kompetisi Paduan Suara Internasional, di mana suara manusia akan berpadu dengan keagungan alam Kaldera Toba, salah satu warisan geologi terbesar dunia yang telah ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark.

Bagi masyarakat Suku Batak, Danau Toba bukan sekadar ruang geografis, melainkan ruang spiritual tempat kehidupan dan keseimbangan berakar. Festival ini secara khusus menghidupkan tiga pilar filosofi Suku Batak, yakni:

- Dalihan Na Tolu: Sistem kekerabatan yang menjaga harmoni dan keseimbangan sosial.

- Tondi: Semangat jiwa yang menggerakkan kehidupan dan sumber kekuatan batin.

- Gondang dan Tortor: Musik sakral serta tarian ritual yang telah mengalun di tepi Danau Toba selama berabad-abad.

Editor : Jafar Sembiring

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network