Menurut dia, perputaran ekonomi selama musim kurban melibatkan rantai usaha yang panjang, mulai dari peternak, pedagang ternak, jasa transportasi, hingga pekerja pemotongan hewan dan pelaku usaha kecil di sekitar distribusi.
“Ada banyak pihak yang mendapatkan manfaat ekonomi dari aktivitas ini. Mulai dari peternak desa, sopir pengangkut ternak, pedagang pasar hewan, hingga usaha kecil yang terlibat dalam distribusi,” katanya.
Di lapangan, proses penyembelihan dilakukan secara serentak di sejumlah unit kerja perusahaan dengan pengawasan kesehatan hewan dan penerapan standar kebersihan.
Salah satu petugas penyembelihan di Pontianak, Kalimantan Barat, Edi Purwanto, mengatakan seluruh hewan kurban telah melalui pemeriksaan kesehatan sebelum dipotong.
“Kondisi hewan kurban tahun ini sangat baik dan sehat sehingga menghasilkan daging yang layak dan aman untuk didistribusikan kepada masyarakat,” ujarnya.
Bantuan hewan kurban juga disalurkan ke sejumlah lembaga pendidikan dan pesantren. Pondok Pesantren AR Rahman Insan Kamil menerima dua ekor sapi untuk kebutuhan para santri dan masyarakat sekitar.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
