ACEH TAMIANG, iNewsMedan.id - Sebuah babak baru perjalanan spiritual dan kebangkitan masyarakat resmi dimulai dari Tanah Rencong. Pembangunan Masjid Ar-Rahman di Desa Pematang Durian, Kabupaten Aceh Tamiang, kini resmi dimulai. Lebih dari sekadar tempat sujud, rumah Allah ini dihadirkan sebagai pusat peradaban baru, tempat merawat solidaritas, pendidikan keagamaan, serta motor penggerak ekonomi warga pascabencana.
Kehadiran Masjid Ar-Rahman menjadi sangat istimewa karena menandai titik awal dari gerakan besar "Pembangunan 99 Masjid Asmaul Husna" yang membentang dari barat hingga timur Indonesia. Masing-masing masjid dalam program ini akan menyandang satu nama indah Allah, melambangkan harapan agar keberkahan dan syiar Islam terpancar hingga ke pelosok negeri.
Bagi masyarakat Aceh, masjid bukan sekadar bangunan fisik, melainkan jantung kehidupan sosial dan fondasi utama pertumbuhan ekonomi syariah. Gerakan mulia ini sebelumnya telah digaungkan pada pertengahan Juli 2026 di Jakarta oleh Founder Cinta Quran Foundation Ustadz Fatih Karim, CEO Masjid Nusantara Pras Purworo, bersama figur publik Ivan Gunawan, sebagai upaya pemulihan infrastruktur sosial dan keagamaan yang inklusif.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
