Sebagai contoh, Labuhanbatu Selatan menunjukkan progres yang sangat menggembirakan dengan persentase mencapai lebih dari 64% dari target.
Meskipun demikian, target pembangunan bukan hanya menyasar fisik bangunan koperasi, melainkan juga kesiapan kelembagaan dan keberlanjutan usaha.
"Kami terus mendorong agar koperasi yang sudah dibangun dapat segera beroperasidan memberi dampak nyata bagi masyarakat," tutur Ady.
Dinas Koperasi dan UKM Sumut juga akan memfokuskan program pada penguatan sumber daya manusia (SDM) koperasi.
Hal ini dilakukan mengingat sebagian besar pengurus masih membutuhkan pelatihan teknis serta pendampingan kelembagaan dan kemitraan.
Pembinaan intensif akan terus berjalan agar modal kolektif yang telah terkumpul dari simpanan anggota dapat dikelola secara profesional demi kesejahteraan warga Sumatera Utara.
"Dengan kolaborasi yang kuat, kami optimistis Koperasi Merah Putih dapat segera hadir sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat, ekosistem simpan pinjam, serta unit layanan lainnya," pungkas Ady.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
