Pihak rumah sakit sempat bergerak cepat melakukan aksi penyelamatan sesaat setelah insiden terjadi dengan langsung melarikan korban ke Instalasi Gawat Darurat (IGD). Namun, luka parah yang dialami korban membuat nyawanya tidak tertolong.
Sesaat setelah kejadian, kondisi korban kritis saat tiba di IGD dan kurang dari 20 menit penanganan medis, korban dinyatakan meninggal dunia.
Saat ini, jenazah BTH sudah dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka untuk disemayamkan. Sementara itu, motif di balik aksi nekat korban masih menjadi tanda tanya dan kini tengah diselidiki secara mendalam oleh pihak berwajib.
"Kasusnya sudah ditangani oleh Polres Padangsidimpuan. Untuk mengetahui lebih jelas apa penyebab atau motif korban melompat, bisa langsung menanyakan kepada pihak kepolisian," pungas Ahmad.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
