Ditinggal Istri karena KDRT, Pria di Tapteng Lampiaskan Emosi ke Anak

Jafar Sembiring
Pelaku ANPP saat diamankan di Polres Tapteng. Foto: Istimewa

TAPANULI TENGAH, iNewsMedan.id - Hanya gara-gara terlambat pulang bermain, seorang bocah berusia 6 tahun di Kecamatan Sorkam Barat, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), disiksa oleh ayah kandungnya, ANPP (26).

Sosok ayah yang seharusnya menjadi pelindung justru dengan sadisnya menyiksa buah hati sendiri. Akibatnya, korban mengalami luka gores dan lebam di beberapa bagian tubuhnya.

Kasat Reskrim Polres Tapanuli Tengah, Iptu Dian Agustian Perdana, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa peristiwa penganiayaan ini terjadi pada Senin (11/5/2026). Saat itu, korban terlambat pulang bermain dari rumah tetangga. Sang ayah kemudian menjemputnya secara paksa dan melakukan kekerasan fisik.

"Jadi, pelaku ini diduga depresi karena ditinggalkan istrinya. Beban mental itu membuat yang bersangkutan tersulut emosi kepada anaknya hanya gara-gara terlambat pulang bermain, sehingga melakukan penganiayaan," ujar Dian saat dihubungi melalui telepon seluler, Sabtu (16/5/2026).

Dian menyebutkan bahwa aksi penganiayaan pelaku terhadap anak kandungnya tersebut dilakukan di jalan. Warga yang melihat kejadian itu langsung merekam perilaku biadab pelaku.

"Dalam rekaman video warga, pelaku menganiaya korban dengan cara menampar berulang kali, memukul menggunakan tali pinggang, hingga melemparkan keranjang plastik," sebutnya.

Editor : Jafar Sembiring

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network