Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara, Budi Cahyanto, menambahkan bahwa pihaknya sangat fokus pada penyediaan bahan pangan untuk menjamin ketersediaan, keterjangkauan, serta stabilitas harga.
"Stok 63.000 ton beras di gudang kami sangat kuat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Selain itu, proses penyerapan gabah atau beras petani masih terus berlangsung. Kami juga dapat meminta tambahan pasokan dari wilayah lain sewaktu-waktu untuk memperkuat cadangan pangan Sumut," jelas Budi.
Ia juga memaparkan bahwa stok tersebut rutin didistribusikan melalui program Bantuan Pangan (Banpang) serta program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat.
"Saya mengimbau masyarakat agar tidak perlu khawatir karena stok beras dan minyak goreng di Bulog dalam kondisi cukup, baik untuk penyaluran bantuan pangan maupun pasokan ke pasar," tegas Budi.
Kegiatan peninjauan ini turut dihadiri oleh anggota Komisi VIII DPR RI, M. Husni, S.E., M.M.; Wakil Ketua DPRD Sumut, Ihwan Ritonga, S.E., M.M.; serta anggota DPRD Sumut, Benny Harianto Sihotang, S.E., M.M.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
