Pada kegiatan tersebut, tausiyah Ramadan disampaikan oleh Ustaz Ibrahim Fansuri. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya menjalankan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan serta memperbanyak amalan kebaikan, termasuk berbagi kepada sesama.
Menurutnya, puasa merupakan ibadah yang bersifat sirri atau rahasia, karena hanya diri sendiri dan Allah SWT yang mengetahui kesungguhan seseorang dalam menjalankannya.
“Puasa itu ibadah yang hanya diketahui oleh kita dan Allah. Karena itu, Ramadan juga melatih kita menjadi pribadi yang jujur,” ucapnya.
Ustaz asal Kabupaten Langkat itu juga menyinggung pentingnya bersyukur melalui tindakan nyata, seperti berbagi rezeki maupun membantu pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ia bahkan mengaku merasakan langsung manfaat dari bantuan perbaikan infrastruktur yang dilakukan perusahaan di wilayah Sei Musam Kendit, Kabupaten Langkat.
“Saya sendiri sudah merasakan jalan di sana menjadi lebih baik setelah diperbaiki. Karena itu, tidak ada salahnya kita mendoakan agar perusahaan ini terus maju dan memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Rangkaian kegiatan buka puasa bersama tersebut ditutup dengan penyerahan bingkisan dan tali asih kepada anak-anak yatim yang diserahkan langsung oleh Paul Baja M Siahaan bersama istrinya.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan itu, di antaranya Imam Masjid Al Ihsan Sei Batanghari Muhammad Sukin, Ketua BKM Masjid Al Ihsan Selamet Suryanti, Ustaz Zainal Abidin Siagian, Ustaz Yogi, Nadroh Fansuri sebagai Qori’ah Al-Qur’an, serta Nisa Salwa sebagai Saritilawah. Seluruh staf Kantor Direksi Medan juga tampak hadir dalam kegiatan tersebut.
Editor : Ismail
Artikel Terkait
