Untuk mengantisipasi gangguan, PLN menyiagakan 3.318 personel di seluruh wilayah Sumatera Utara. Selain itu, perusahaan listrik negara itu membuka 384 posko siaga yang dilengkapi berbagai peralatan darurat.
Peralatan yang disiapkan antara lain 135 genset, 96 unit gardu bergerak, 55 UPS, serta ratusan kendaraan operasional guna mempercepat penanganan jika terjadi gangguan listrik.
PLN juga memprioritaskan pengamanan pasokan listrik di 54 lokasi strategis, termasuk tiga bandara dan 34 masjid besar yang diperkirakan menjadi pusat kegiatan ibadah selama Ramadan dan pelaksanaan salat Idulfitri.
Sejumlah masjid yang masuk pengamanan antara lain Masjid Raya Al‑Mashun, Masjid Agung Medan, dan Masjid Al‑Jihad Medan.
PLN menargetkan pasokan listrik tetap stabil selama periode Ramadan hingga arus mudik dan perayaan Idulfitri berlangsung. Namun dengan cadangan daya yang tidak terlalu besar, keandalan sistem sangat bergantung pada stabilitas jaringan dan minimnya gangguan pembangkit.
Editor : Ismail
Artikel Terkait
