Tarif Listrik dan Emas Penyumbang Inflasi Sumut Naik 4,71 Persen

Isnaini Kharisma
Ilustrasi. Foto: Istimewa

MEDAN, iNewsMedan.id - Laju inflasi Sumatera Utara (Sumut) periode Februari 2026 cenderung lebih tinggi dari Januari sebesar 3,81 persen (YoY), namun sedikit lebih rendah dari inflasi nasional yang sebesar 4,76 persen (YoY). 

Februari 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatra Utara (Sumut) mencatat inflasi tahunan Sumut sebesar 4,71% (YoY).

Kepala BPS Sumut, Asim Saputra mengatakan, kenaikan inflasi tahunan Sumut  masih dipicu dari tarif listrik, emas, dan kebutuhan pokok yang menyumbang inflasi rata-rata lebih dari 1 persen.

"Adapun kelompok pengeluaran perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga menyumbang inflasi tertinggi dengan andil 1,87 persen  dan mengalami inflasi 13,28 persen (YoY)," kata Asim, Rabu (4/3/2026).

Asim menjelaskan, untuk komoditas emas perhiasan yang masuk kategori perawatan pribadi dan jasa lainnya menyumbang inflasi 1,05 persen dengan laju inflasi sebesar 16,94 persen (YoY). 

Editor : Jafar Sembiring

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network