Ekspansi ke Sumut ini mengacu pada keberhasilan pembinaan Koperasi Merah Putih Teratak di Kampar, Riau. Koperasi yang awalnya merupakan kelompok kecil tersebut kini telah menjadi pemasok tunggal alat panen bagi operasional PalmCo di Riau, bahkan produknya telah merambah pasar mancanegara.
Ketua Koperasi Berkah Pandai Besi asal Labuhanbatu Utara, Asmadi Prayetno, menyambut baik langkah "jemput bola" ini. Menurutnya, masalah legalitas dan SNI selama ini menjadi penghalang besar bagi pengrajin kecil.
“Kami sangat bersyukur PTPN IV PalmCo turun tangan. Sekarang produk kami memiliki payung hukum dan standar kualitas yang jelas untuk masuk ke industri skala besar,” ungkap Asmadi.
Senada dengan Asmadi, Edy Syafrizal selaku Ketua Koperasi Simpati Maju Bersama dari Asahan, menilai pendampingan ini membangkitkan kepercayaan diri para pengrajin lokal untuk bersaing di pasar yang lebih luas.
Setelah Sumatera Utara, PTPN IV PalmCo berencana melanjutkan ekspansi program ini ke Provinsi Jambi, tepatnya di Desa Koto Padang, Kota Sungai Penuh. Upaya berkesinambungan ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekosistem penyediaan alat pertanian nasional yang ditopang sepenuhnya oleh karya anak bangsa.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
