MEDAN, iNewsMedan.id - Masuk minggu kedua Ramadan, godaan di pasar takjil biasanya makin sulit ditahan. Kalau di minggu pertama kita masih pilih-pilih, sekarang rasanya semua menu mulai dari gorengan, kolak, sampai es campur pengen diborong semua. Fenomena "lapar mata" ini sering banget bikin kita khilaf belanja berlebihan, yang ujung-ujungnya cuma berakhir jadi penghuni tempat sampah karena perut sudah kenyang duluan.
Biar ibadah tetap pol tanpa menyisakan tumpukan sampah, yuk terapkan trik jajan takjil yang lebih cerdas dan anti mubazir berikut ini:
1. Setia Sama Satu Menu Aja, Jangan Serakah
Gorengan memang menggoda, tapi es buah juga memanggil-manggil. Biar nggak mubazir, coba deh fokus beli satu jenis takjil utama saja setiap harinya. Kalau hari ini temanya gorengan, besok baru ganti ke es segar. Ingat, kapasitas perut kita itu terbatas banget setelah seharian puasa. Strategi ini ampuh bikin meja makan tetap bersih dan dompet nggak cepat "tipis".
2. Sulap Lauk Buka Jadi Sajian Sahur yang "Reborn"
Jangan buru-buru membuang lauk berbuka yang nggak habis. Kalau kondisinya masih bagus, simpan di kulkas dan kasih sentuhan baru buat sahur besok pagi. Ayam goreng sisa semalam bisa disuwir untuk campuran nasi goreng atau omelet. Selain nggak mubazir, cara ini bikin kamu nggak perlu repot masak lama-lama pas lagi ngantuk sahur.
3. Cek Harta Karun yang Tersembunyi di Kulkas
Coba deh intip lagi bagian paling belakang kulkas kamu. Biasanya ada stok sayur atau bahan makanan yang hampir terlupakan dan malah mau busuk. Sebelum belanja bahan baru buat minggu depan, mending pakai dulu apa yang ada. Dengan rutin ngecek kulkas, kamu nggak bakal nemu lagi bahan makanan yang layu atau basi sia-sia.
4. Jajan Pakai Wadah Sendiri Biar Lebih Gaya
Sampah plastik kresek dan bungkus es yang menumpuk tiap sore itu beneran bikin pusing lingkungan. Coba mulai bawa kotak makan atau botol minum sendiri pas jajan ke pasar takjil. Selain bantu bumi, jajan pakai wadah sendiri itu jauh lebih higienis. Bonusnya, kadang penjual suka kasih porsi lebih karena wadah yang kita bawa ukurannya lebih lega!
5. Bagi-bagi Pas Lagi Segar, Bukan Pas Sudah Sisa
Kalau kamu masak dalam porsi besar, jangan nunggu sampai sisa baru kepikiran buat bagi-bagi. Begitu matang, langsung sisihkan sebagian untuk tetangga atau abang ojol yang lewat. Berbagi makanan pas lagi segar-segarnya itu jauh lebih bermakna daripada memberikan sisa yang kamu sendiri sudah nggak sanggup menghabiskannya.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
