DUBAI, iNewsMedan.id - Minggu pagi yang tenang di Uni Emirat Arab berubah menjadi horor saat sebuah drone tempur Iran menghujam jantung Bandara Internasional Dubai.
Ledakan dahsyat tersebut seketika merobek keheningan terminal penumpang, menyisakan puing-puing yang berserakan di bawah kepulan asap hitam yang menyesakkan.
Berdasarkan laporan terkini, empat orang ditemukan luka-luka di tengah kepanikan luar biasa saat para pelancong berlarian menyelamatkan nyawa mereka dari reruntuhan bangunan yang luluh lantak.
Serangan ini bukan insiden tunggal, melainkan bagian dari badai api yang sedang dikobarkan oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Iran secara resmi meluncurkan serangan balasan besar-besaran yang tidak hanya membidik Israel, tetapi juga menyapu pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat yang tersebar di sepanjang Teluk. Ketegangan mencapai titik didih saat sirene peringatan udara mulai melolong di berbagai negara tetangga, menandakan bahwa perang terbuka telah pecah di depan mata.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Artikel Terkait
