ACEH TAMIANG, iNewsMedan.id - Di tengah tantangan cuaca ekstrem, para relawan dari Kemanusiaan Rawantara (RAWANTARA) bergerak cepat membenahi Sekolah Rakyat di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang, Selasa (17/2/2026). Langkah ini dilakukan agar anak-anak penyintas banjir tetap dapat belajar dengan nyaman menjelang dimulainya bulan suci Ramadan 2026.
Sebelumnya, sekolah darurat yang menggunakan tenda ini sempat mengalami kerusakan akibat hujan lebat dan angin kencang. Ruang kelas yang biasanya riuh dengan tawa anak-anak itu sempat terendam air dan koyak.
"Kami telah merelokasi tenda belajar ke area yang lebih tinggi dan aman. Fokus kami adalah memastikan anak-anak bisa kembali belajar bersama guru-guru dengan perasaan tenang," ujar Zidan, salah satu anggota tim RAWANTARA di lokasi.
Selain membenahi fisik sekolah, tim relawan juga membawa bantuan logistik untuk kebutuhan pokok warga. Menariknya, mereka juga menyalurkan tiga ekor kambing donasi dari Komunitas Selasapagi (pegiat lari asal Medan). Bantuan ini diperuntukkan bagi acara Makmeugang—tradisi khas masyarakat Aceh menyembelih ternak untuk dinikmati bersama saat menyambut Ramadan.
Zidan menyebutkan bahwa keceriaan anak-anak Sekumur dalam menyambut bulan puasa sangat tinggi meskipun mereka tinggal di hunian darurat. "Esok hari sudah Ramadan. Kami ingin hak belajar mereka tetap terpenuhi dan kualitas pembelajarannya terus meningkat hari demi hari," tambahnya.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
