MEDAN, iNewsMedan.id- Perilaku bertransaksi masyarakat terus mengalami perubahan signifikan. Pembayaran digital kian menjadi pilihan utama, didorong oleh kemudahan layanan non-tunai serta beragam program berbasis transaksi yang ditawarkan perbankan digital. Gaya hidup tanpa uang tunai pun semakin menguat, khususnya di kawasan perkotaan.
Perubahan tersebut terlihat dari antusiasme nasabah dalam program undian “Pesta Raya” yang diselenggarakan Bank Raya. Dalam acara penyerahan hadiah yang berlangsung di Jakarta, bank digital ini menyerahkan berbagai hadiah kepada nasabah dengan aktivitas transaksi tertinggi selama periode program, mulai dari perangkat elektronik hingga satu unit mobil listrik.
Direktur Bisnis Bank Raya, Kicky Andrie Davetra, menyebut lonjakan transaksi digital tidak terlepas dari semakin intensnya penggunaan aplikasi perbankan dalam aktivitas harian masyarakat. Menurutnya, layanan digital kini menjadi bagian penting dalam pengelolaan keuangan sehari-hari.
“Kami menghadirkan pengalaman bertransaksi digital yang menyenangkan. Program ini menjadi salah satu cara kami mendorong adopsi layanan digital sekaligus memperluas inklusi keuangan,” kata Kicky dalam keterangannya, Rabu, 11 Februari 2026.
Sepanjang program berlangsung, Aplikasi Raya mencatat sekitar 2,1 juta transaksi. Pembayaran melalui QRIS menjadi metode yang paling banyak digunakan, terutama untuk belanja kebutuhan sehari-hari. Seiring itu, basis pengguna Bank Raya juga bertambah dengan lebih dari 113 ribu nasabah baru.
Kondisi ini mencerminkan pergeseran fungsi perbankan digital yang tidak lagi sebatas sarana transaksi, melainkan telah menyatu dengan gaya hidup masyarakat urban. Aplikasi perbankan dimanfaatkan untuk beragam kebutuhan, mulai dari transfer dana, pembayaran tagihan, hingga transaksi ritel, dengan akses layanan yang semakin terintegrasi.
Di sisi lain, Bank Raya mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan program undian. Bank menegaskan seluruh proses penetapan pemenang tidak dipungut biaya, dan informasi resmi hanya disampaikan melalui saluran komunikasi resmi perusahaan.
Tren ini menegaskan bahwa pertumbuhan transaksi non-tunai tidak hanya ditopang oleh kemajuan teknologi, tetapi juga oleh perubahan preferensi konsumen yang semakin menempatkan kecepatan, kenyamanan, dan keamanan sebagai prioritas utama dalam bertransaksi.
Editor : Ismail
Artikel Terkait
