Musa Rajekshah ke BBPJN: Kenapa Pilih Underpass yang Rawan Banjir di Medan yang Diapit 3 Sungai

Jafar Sembiring
Anggota Komisi V DPR RI, Musa Rajekshah, bersama Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, meninjau underpass di Jalan Gatot Subroto, Medan. Foto: Istimewa

Ia juga menduga adanya kepentingan kelompok tertentu di balik perubahan mendadak perencanaan tersebut, yang dinilai berpotensi memboroskan keuangan negara dalam jangka panjang.

"Jangan gara-gara kepentingan kelompok, uang negara habis untuk merubah perencanaan pembangunan, uang negara kedepannya akan habis sia-sia," kata dia.

Menurutnya, pembangunan flyover jauh lebih efisien karena minim biaya perawatan rutin dibandingkan underpass yang membutuhkan operasional pompa terus-menerus.

"Akan terus keluar biaya untuk perawatan pompa airnya. Karena gak hujan lebat saja, pompa ini juga harus bekerja untuk menguras air yang ada di bawah. Uang negara terus keluar untuk ini saja. Harusnya berpikir untuk pembangunan yang dipakai jangka panjang," jelasnya.

Lebih lanjut, Ijeck membandingkan pembangunan di negara maju seperti Jepang yang lebih mengutamakan jalur layang untuk kemudahan pengembangan rute di masa depan.

"Contoh saya lihat di Jepang, di sana itu semua jalan di atas. Kalau dia pun underpass, dia hanya melewati laut. Kalau sudah Underpass, mana mungkin bisa bikin lagi bertingkat ke bawah, kalau Flyover mungkin bisa ditambah," ucapnya.

Editor : Jafar Sembiring

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network