Kepala BPBD Sumut, Tuahta Saragih, menambahkan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan dengan pemerintah daerah setempat untuk mendetailkan kerusakan fasilitas publik.
“Jadi kita harus detailkan lagi, kita koordinasikan lagi semua kerusakan yang ada, dengan BPBD kabupaten/kota. Hasilnya ini nanti kita sampaikan juga ke OPD lain (terkait), sehingga upayanya berjenjang,” jelas Tuahta.
Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian mengapresiasi langkah cepat yang diambil sejumlah daerah di Sumatera Utara dalam memulihkan kondisi wilayahnya. Ia menekankan bahwa pemerintah pusat akan terus memantau perbaikan fasilitas pelayanan publik seperti rumah sakit, sekolah, dan tempat ibadah.
“Jadi Rakor ini sangat penting untuk kita mengetahui langkah dan upaya yang sudah dilakukan oleh pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota terdampak bencana. Dan saya terimakasih kepada daerah di Sumatera Utara yang sudah berhasil melakukan pemulihan pascabencana,” pungkas Tito.
Hasil akhir dari R3P ini nantinya akan ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur sebagai acuan bagi kementerian terkait dan pemerintah daerah dalam mengalokasikan dukungan anggaran maupun teknis.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
