Selain distribusi melalui tangki, Pertamina berkolaborasi dengan Wanadri dan TNI untuk mereaktivasi 12 titik sumur warga di beberapa lokasi, mulai dari Kecamatan Karang Baru hingga Kota Kualasimpang.
Di sisi kesehatan, Pertamina IHC Prabumulih menyiagakan posko medis di depan Kantor Disdukcapil Aceh Tamiang. dr. Betty, relawan dokter di lokasi tersebut, menyebutkan bahwa timnya melayani berbagai keluhan kesehatan warga yang muncul pascabencana.
“Keluhan yang paling banyak kami temui pascabencana antara lain Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), batuk, pilek, diare, serta pasien dengan penyakit kronis yang sempat terhenti pengobatannya akibat bencana,” jelas dr. Betty.
Aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) Pertamina yang mengacu pada prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Seluruh kegiatan dikoordinasikan dengan Danantara Indonesia guna memastikan pemulihan kondisi sosial dan kesehatan warga berjalan optimal menuju target pembangunan berkelanjutan.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
