Lawan Penyakit Pascabencana, Pertamina Siapkan Air Bersih dan Medis di Aceh Tamiang

Jafar Sembiring
Lawan Penyakit Pascabencana, Pertamina Siapkan Air Bersih dan Medis di Aceh Tamiang. Foto: Dok Pertamina

ACEH TAMIANG, iNewsMedan.id - Pertamina melalui program Pertamina Peduli telah mendistribusikan sebanyak 1,7 juta liter air bersih dan menyiagakan posko medis 24 jam bagi penyintas bencana di Kabupaten Aceh Tamiang. Langkah ini diambil guna mengatasi krisis air bersih dan gangguan kesehatan yang dialami warga akibat sumber air yang tercemar lumpur pascabencana.

Hingga Jumat (2/1/2026), distribusi air dilakukan menggunakan 191 unit mobil tangki yang menyasar pemukiman warga secara berkala. VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menjelaskan bahwa penyediaan air bersih menjadi prioritas utama karena merupakan kebutuhan dasar masyarakat di masa transisi darurat.

"Permasalahan air bersih masih dihadapi masyarakat, sehingga kami tidak hanya menyalurkan air, tetapi juga mengaktifkan kembali sumur-sumur warga agar akses air bersih dapat tersedia secara berkelanjutan," ujar Baron, Sabtu (3/1/2026).

Kondisi sulit sebelum bantuan tiba diungkapkan oleh warga Kebun Tanah Kerban, Yanti. Ia mengaku sempat terpaksa menggunakan air parit untuk keperluan harian. “Sangat membantulah air bersih ini. Sebelumnya kami pakai air parit. Air ini baru masuk sekitar dua minggu setelah kejadian, dan kami benar-benar terbantu,” kata Yanti.

Senada dengan Yanti, Putera, warga setempat lainnya, mengisahkan betapa keruhnya air yang sempat mereka konsumsi. “Kalau kami menyebut air parit itu air cappuccino, karena warnanya seperti cappuccino. Tapi mau bagaimana lagi. Begitu Pertamina kasih air masuk, alhamdulillah, sekarang sudah bisa digunakan untuk semua keperluan. Kami sangat bersyukur,” ungkapnya.

Selain distribusi melalui tangki, Pertamina berkolaborasi dengan Wanadri dan TNI untuk mereaktivasi 12 titik sumur warga di beberapa lokasi, mulai dari Kecamatan Karang Baru hingga Kota Kualasimpang.

Di sisi kesehatan, Pertamina IHC Prabumulih menyiagakan posko medis di depan Kantor Disdukcapil Aceh Tamiang. dr. Betty, relawan dokter di lokasi tersebut, menyebutkan bahwa timnya melayani berbagai keluhan kesehatan warga yang muncul pascabencana.

“Keluhan yang paling banyak kami temui pascabencana antara lain Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), batuk, pilek, diare, serta pasien dengan penyakit kronis yang sempat terhenti pengobatannya akibat bencana,” jelas dr. Betty.

Aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) Pertamina yang mengacu pada prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Seluruh kegiatan dikoordinasikan dengan Danantara Indonesia guna memastikan pemulihan kondisi sosial dan kesehatan warga berjalan optimal menuju target pembangunan berkelanjutan.

Editor : Jafar Sembiring

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network