“Tidak semua daerah atau desa-desa yang mempunyai helipad (tempat landasan helikopter) sehingga salah satu cara untuk bisa mendistribusikan bahan pangan ini adalah kita jatuhkan dari helikopter dengan harapan bisa diakses masyarakat setelah sampai di permukaan maupun di tanah,” ujar Basarin di Posko Darurat Bencana, Jalan AH Nasution, Medan, Selasa (2/12/2025).
Basarin memastikan pihaknya akan melakukan evaluasi agar insiden serupa tidak terulang, terutama terkait keamanan kemasan bantuan saat dijatuhkan dari udara.
“Namun demikian ada satu dua mungkin yang rusak (bantuan yang dikirim) itu akan kita perbaiki nanti ke depannya, sehingga nanti bisa digunakan,” ucapnya.
Ia juga meminta masyarakat memahami kondisi darurat yang terjadi di lapangan.
“Tapi minimal itu bagaimana niatan kita itu masyarakat bisa mengakses perbekalan ini, sehingga tidak terjadi kekhawatiran di masyarakat. Itu dulu yang paling penting kita atasi karena ini memang kondisinya tidak normal. Jadi SOP-nya juga harus bisa kita pahami seperti itu,” tutupnya.
Editor : Ismail
Artikel Terkait
