MEDAN, iNewsMedan.id - Kota Medan dilanda bencana banjir besar menyusul cuaca buruk yang terjadi dari 26 hingga 28 November 2025. Puncaknya pada 27 November, banjir melanda hampir seluruh wilayah, berdampak pada puluhan ribu jiwa, serta menyebabkan gangguan vital pada listrik dan suplai BBM.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengatakan bahwa berdasarkan data Pemerintah Kota (Pemko) Medan, sekitar 85.000 jiwa di 21 kecamatan terdampak banjir.
"Sebagian besar warga dievakuasi ke posko-posko pengungsian yang terus dipantau," katanya, Sabtu (29/11/2025).
Wali Kota Medan mengungkapkan bahwa evakuasi besar-besaran, yang melibatkan Pemko bersama TNI dan Polri, dilakukan pada malam 27 November hingga dini hari. Wilayah Helvetia mencatat dampak terparah dengan lebih dari 20.000 jiwa terdampak.
"Pada 28 November, sebagian besar wilayah mulai surut. Namun, kawasan Medan Utara, yang meliputi Deli, Labuhan, Marelan, dan Belawan, masih mengalami genangan air yang tinggi. Tingginya debit air dan terputusnya sinyal akibat pemadaman listrik sempat menghambat proses evakuasi dan distribusi bantuan," jelas wali kota.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
