Rahmaddian Shah Pimpin SOKSI Sumut Periode 2026-2031, Siap Perkuat Golkar
Misbakhun juga menekankan pentingnya budaya kerja dalam kepengurusan organisasi. Ia mengingatkan bahwa jabatan pengurus bukan tempat untuk dilayani, melainkan amanah untuk bekerja dan melayani organisasi.
"Seorang pengurus itu tugasnya mengurus, bukan minta diurus. Karena itu, yang paling penting adalah bagaimana seluruh pengurus bisa bekerja, menjalankan tanggung jawab, dan memberikan kontribusi nyata bagi organisasi," tegasnya.
Di sisi lain, mewakili Gubernur Sumatera Utara, Kepala Badan Kesbangpol Sumut Mulyono menyampaikan apresiasi atas pelantikan kepengurusan baru SOKSI Sumut periode 2026–2031.
Ia berharap pelantikan tersebut menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar bagi seluruh pengurus dalam membangun organisasi sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurut Mulyono, organisasi kemasyarakatan memiliki posisi strategis dalam kehidupan demokrasi dan pembangunan. Selain menjadi wadah berhimpun, organisasi juga berperan dalam membangun gagasan, mengembangkan kepemimpinan, membentuk karakter, serta mencetak sumber daya manusia berkualitas.
"SOKSI diharapkan terus memperkuat perannya dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas, memiliki wawasan kebangsaan, menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman," katanya.
Ia menambahkan, kekuatan sebuah organisasi tidak semata-mata diukur dari besarnya struktur kepengurusan, tetapi juga dari soliditas internal, kemampuan menjalankan program, dan kebermanfaatannya bagi masyarakat luas.
Editor: Jafar Sembiring