Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Terganjal Desil, Mimpi Anak Buruh dan Pengemudi Ojol untuk Kuliah Nyaris Kandas
Advertisement . Scroll to see content

Bukan Sekadar Siap Kerja, Lulusan SMK Harus Paham Hak dan Tanggung Jawab sebagai Warga Negara

Jum'at, 06 November 2026 | 17:29 WIB
  • author Ismail
Bukan Sekadar Siap Kerja, Lulusan SMK Harus Paham Hak dan Tanggung Jawab sebagai Warga Negara
Anggota MPR RI Sofyan Tan menyampaikan materi tentang peran dan fungsi MPR RI serta pentingnya pemahaman hak dan tanggung jawab warga negara kepada siswa SMK Sultan Iskandar Muda dalam Sarasehan Kebangsaan di Medan. Foto: Istimewa

MEDAN, iNewsMedan.id- Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tidak cukup hanya dibekali keterampilan untuk memasuki dunia kerja. Pemahaman tentang hak dan tanggung jawab sebagai warga negara juga menjadi bekal penting agar generasi muda mampu berperan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

Hal itu disampaikan Anggota MPR RI Fraksi PDI Perjuangan, dr Sofyan Tan, dalam Sarasehan Kebangsaan MPR RI di Auditorium Bung Karno, Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda (YPSIM), Jalan Sunggal, Gang Bakul, Kecamatan Medan Sunggal, Jumat (6 November 2026).

Kegiatan bertajuk “Mengenal MPR RI, Memahami Peran, Fungsi, dan Kewenangan MPR sebagai Rumah Kebangsaan, Pengawal Konstitusi, dan Penjaga Kedaulatan Rakyat” tersebut diikuti siswa kelas XII SMK Sultan Iskandar Muda.

Dalam pemaparannya, Sofyan menjelaskan MPR memiliki peran penting dalam menjaga kehidupan berbangsa dan bernegara berdasarkan konstitusi. MPR tidak hanya memiliki kewenangan mengubah dan menetapkan Undang-Undang Dasar, tetapi juga menjadi wadah yang mempertemukan berbagai kepentingan dan latar belakang masyarakat Indonesia.

Menurutnya, generasi muda perlu memahami konstitusi agar mengetahui hak dan kewajibannya sebagai warga negara. Terlebih, setelah lulus sekolah, para siswa akan menghadapi lingkungan kerja dan kehidupan sosial yang lebih luas dengan latar belakang masyarakat yang beragam.

Karena itu, nilai-nilai Pancasila, semangat persatuan, dan sikap menghormati perbedaan harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sofyan juga mengingatkan bahwa kedaulatan berada di tangan rakyat sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (2) UUD NRI Tahun 1945. Konstitusi menjadi landasan untuk menjamin hak-hak warga negara.

Ia berharap siswa SMK tidak hanya tumbuh menjadi tenaga kerja terampil, tetapi juga menjadi warga negara yang kritis, bertanggung jawab, serta ikut menjaga demokrasi.

Editor: Ismail

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut