Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Aksi Catut Logo Organisasi, PW KAMMI Sumut Kirim Surat Klarifikasi ke DPRD
Advertisement . Scroll to see content

Revora 2026, Bukti Skena Otomotif Medan Nggak Ada Matinya

Minggu, 01 November 2026 | 22:43 WIB
  • author Odi Siregar
Revora 2026, Bukti Skena Otomotif Medan Nggak Ada Matinya
Suasana perbincangan para penggagas Revora 2026 di Sekata Kopi, Jalan Sei Batu Ging Ging, Medan, Minggu (1/11/2026). Foto: Istimewa

MEDAN, iNewsMedan.id - Kota Medan bersiap menjadi pusat perhatian komunitas otomotif melalui gelaran Revora 2026 yang menargetkan kehadiran 1.000 mobil. Mengusung konsep karnaval otomotif dan lifestyle, kegiatan ini akan berlangsung di kawasan Lapangan Merdeka Medan pada Jumat, 6 November 2026, pukul 18.00 hingga 00.00 WIB.

Tidak sekadar menjadi ajang berkumpulnya pecinta mobil, Revora dirancang sebagai ruang bagi anak muda untuk menampilkan kreativitas, membangun kolaborasi komunitas, sekaligus memperkenalkan potensi industri otomotif dan ekonomi kreatif Kota Medan.

Di balik penyelenggaraannya, nama Revora sendiri merupakan singkatan dari Revolution Aura. Founder Revora, Ari Ridwan, menjelaskan bahwa istilah tersebut terinspirasi dari bahasa anak muda yang menggambarkan sesuatu yang luar biasa, melampaui ekspektasi, dan mampu mewujudkan hal-hal yang sebelumnya dianggap tidak mungkin.

Semangat itulah yang melandasi keinginan Ari untuk menghadirkan pertemuan besar komunitas otomotif yang tidak hanya bisa dinikmati oleh kalangan hobi, tetapi juga masyarakat luas.

"Kalau disederhanakan, ini seperti nongkrong mobil akbar, khususnya untuk anak-anak Medan. Target kita bisa menghadirkan 1.000 mobil," ujar Ari saat ditemui di Sekata Kopi, Jalan Sei Batu Ging Ging, Medan, Minggu (1/11/2026).

Gagasan besar ini, kata Ari, sebenarnya telah dibicarakan bersama sejumlah rekannya sejak dua tahun lalu. Awalnya, mereka berniat menggelar underground car meet yang eksklusif bagi kalangan internal komunitas. Namun, konsep tersebut kemudian berkembang menjadi kegiatan terbuka yang memanfaatkan ruang-ruang ikonik Kota Medan, mulai dari kawasan Kesawan hingga Pos Bloc dan Lapangan Merdeka.

Untuk mewujudkan suasana yang inklusif, Revora menegaskan tidak membatasi merek maupun jenis kendaraan. Baik mobil standar maupun yang telah dimodifikasi memiliki kesempatan yang sama untuk ambil bagian.

Lebih dari sekadar pameran kendaraan, gelaran ini juga diarahkan untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat melalui sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurut Ari, ekosistem otomotif memiliki rantai pasok yang luas dan melibatkan banyak pihak di luar sektor kuliner.

"UMKM itu tidak semuanya berbicara tentang makanan dan minuman. Bengkel kecil juga UMKM. Pelaku bisnis otomotif lainnya, usaha custom, hingga dropshipper juga bagian dari UMKM. Industri ini memiliki potensi yang sangat besar," tegasnya.

Bagi peserta yang ingin bergabung, pendaftaran dilakukan melalui aplikasi SeFrekuensi yang digagas oleh Muhammad Salman Al Faisi. Sementara itu, biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp517 dengan pertimbangan agar kegiatan ini tetap terjangkau namun memiliki bentuk kontribusi nyata dari peserta.

Langkah besar ini turut mendapat sambutan hangat dari berbagai pihak, salah satunya Muhammad David, pendiri Sekata Kopi sekaligus inisiator Sekata Media dan Co-Founder Revora. Ia menceritakan bahwa keterlibatannya berawal dari perbincangan santai bersama Ari dan Afif Abdillah di Jakarta.

"Posisi kami di sini lebih kepada mendukung Ari. Kami melihat skena otomotif di Medan memiliki potensi besar dan perlu mendapatkan ruang serta dukungan agar bisa berkembang," ujar David.

Dukungan dari berbagai elemen industri otomotif juga terlihat dari kehadiran Leo melalui Leocarspeed.

"Kami melihat ajang ini sebagai momentum strategis untuk memperluas jejaring di tengah komunitas," ujar Leo.

Kemeriahan acara pada 6 November nanti pun dipastikan bakal semakin semarak dengan berbagai aktivitas interaktif. Pengunjung tidak hanya disuguhkan deretan mobil, tetapi juga bisa menikmati pemasangan aksesori atau lampu mobil langsung dari sponsor, panggung hiburan musik, hingga fasilitas refleksi kaki untuk melepas penat.

Sebagai salah satu daya tarik utama, atraksi drifting yang melibatkan Arya—talenta otomotif berprestasi di bidangnya—juga disiapkan untuk memukau penonton. Kendati demikian, pihak penyelenggara memastikan bahwa atraksi tersebut hanya akan dilangsungkan apabila seluruh aspek keselamatan, rute, dan kondisi lokasi telah terpenuhi secara ketat.

Melalui perpaduan antara kreativitas, kolaborasi, dan antusiasme komunitas, Revora 2026 diharapkan mampu menorehkan kontribusi positif sekaligus membuktikan bahwa potensi anak muda Medan di kancah otomotif patut diperhitungkan.

Editor: Jafar Sembiring

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut