Kabut Asap di Medan Mengkhawatirkan, Dinkes Ingatkan Risiko Gangguan Pernapasan
MEDAN, iNewsMedan.id- Warga Kota Medan diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan menyusul kualitas udara yang masuk kategori tidak sehat. Konsentrasi partikulat halus PM2.5 tercatat mencapai 116,3 mikrogram per meter kubik berdasarkan pemantauan BMKG pada Rabu, 14 Oktober 2026, pukul 10.00 WIB.
Angka tersebut lebih dari dua kali lipat ambang batas 55 mikrogram per meter kubik yang tercantum dalam Lampiran VII Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, dr. Surya Syahputra Pulungan, mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi udara yang memburuk. Paparan partikel halus berisiko mengganggu kesehatan, terutama sistem pernapasan.
Masyarakat yang terpaksa beraktivitas di luar rumah disarankan menggunakan masker yang sesuai untuk mengurangi paparan partikel polutan. Warga juga diminta membatasi kegiatan di luar ruangan ketika udara terlihat berasap atau kualitasnya semakin memburuk.
Perhatian khusus perlu diberikan kepada anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta orang yang memiliki penyakit pernapasan maupun penyakit penyerta lainnya. Kelompok tersebut disarankan mengurangi paparan udara tercemar.
Warga juga diminta segera memeriksakan diri ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami batuk, sesak napas, nyeri dada, mata perih, atau keluhan lain yang memburuk setelah terpapar polusi udara.
Selain berdampak terhadap kesehatan, kabut asap juga dapat membahayakan pengguna jalan karena mengurangi jarak pandang.
"Kewaspadaan juga diperlukan saat berkendara karena kabut asap dapat mengurangi jarak pandang dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas," ungkap Surya, Rabu, 14 Oktober 2026.
Untuk mengurangi sumber pencemaran, masyarakat diimbau tidak membakar sampah maupun lahan secara terbuka. Warga juga diminta memantau perkembangan kualitas udara melalui kanal informasi resmi BMKG.
Kondisi udara di sejumlah wilayah Sumatera Utara turut dilaporkan berada pada kategori sedang hingga tidak sehat, dengan kabut asap terpantau di beberapa daerah. Masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan dan segera mencari pertolongan medis jika mengalami gangguan kesehatan.
Editor: Ismail