Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tidur dengan Sabu di Bawah Bantal, Pengedar Diciduk Polisi Sunggal
Advertisement . Scroll to see content

Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba di Desa Serbajadi, Enam Barak Dibakar

Selasa, 13 Oktober 2026 | 10:55 WIB
  • author Ismail
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba di Desa Serbajadi, Enam Barak Dibakar
Kasatresnarkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha saat memberikan keterangan terkait penggerebekan sarang narkoba dan pembakaran enam barak di Desa Serbajadi, Deli Serdang, 12 Oktober 2026. Foto: Istimewa

MEDAN, iNewsMedan.id– Aktivitas narkoba kembali ditemukan di bantaran rel kereta api Medan–Binjai, Desa Serbajadi, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Padahal, kawasan itu sudah pernah digerebek. Kali ini, tim gabungan membakar enam barak yang diduga menjadi tempat aktivitas narkoba, Senin sore, 12 Oktober 2026.

Penggerebekan melibatkan Satresnarkoba Polrestabes Medan, Polda Sumut, BNNP Sumut, dan Satpol PP. Operasi dilakukan setelah petugas kembali mendapati aktivitas transaksi narkoba di lokasi tersebut.

Penindakan sebelumnya ternyata belum membuat kawasan itu bersih dari aktivitas terlarang. Saat petugas kembali datang, sejumlah orang yang berada di lokasi justru berhasil melarikan diri.

Polisi hanya mengamankan seorang pria berinisial IR (36), warga Kecamatan Medan Timur, yang diduga sebagai pengguna narkoba. Dari lokasi, petugas menyita dua paket sabu siap pakai, sejumlah alat isap, dan barang bukti lainnya.

Kasatresnarkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha mengungkapkan, para pelaku diduga memanfaatkan pos-pos pantau untuk mendeteksi kedatangan petugas. Pos tersebut terhubung dengan barak-barak narkoba sehingga orang-orang di lokasi bisa lebih cepat melarikan diri.

“Kami amankan satu orang, statusnya merupakan pengguna dan telah kami tes urine di lokasi, kami juga temukan 2 paket sabu siap pakai, sejumlah alat hisap, dan barang bukti lain. Lokasi ini dilengkapi dengan pos-pos pantau yang terhubung dengan barak narkoba, sehingga saat petugas datang, para pelaku dapat dengan cepat kabur,” kata Rafli.

Enam barak yang ditemukan kemudian dihancurkan dan dibakar untuk mencegah lokasi itu kembali digunakan. Namun, pembakaran barak belum menjawab persoalan utama: aktivitas narkoba yang kembali muncul setelah penggerebekan sebelumnya.

Editor: Ismail

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut