Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dokter di Sidikalang Ditodong Parang, Mulut Dilakban, Uang Rp12 Juta Digondol
Advertisement . Scroll to see content

Wakil Rektor IT&B Kabanjahe Tewas di Kamar Mandi, Polisi Tangkap Dua Pelaku

Rabu, 30 September 2026 | 08:13 WIB
  • author ismail
Wakil Rektor IT&B Kabanjahe Tewas di Kamar Mandi, Polisi Tangkap Dua Pelaku
Polisi memaparkan pengungkapan kasus pembunuhan Wakil Rektor IT&B Kabanjahe dan penangkapan dua tersangka. Foto: Istimewa

KARO, iNewsMedan.id- Wakil Rektor II Institut Teknologi dan Bisnis (IT&B) Indonesia Kabanjahe, Asprina Surbakti (38), ditemukan tewas di kamar mandi rumahnya di Kompleks J-Kesain, Desa Raya, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Jumat 25 September 2026.

Asprina yang juga dosen IT&B Kabanjahe ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa setelah rekan-rekan sesama dosen curiga karena korban tidak kunjung merespons panggilan telepon.

Mereka kemudian meminta abang kandung korban bersama petugas sekuriti kompleks untuk mengecek rumah tersebut. Saat pintu dibuka, korban ditemukan tergeletak di kamar mandi dengan mulut mengeluarkan darah.

Kecurigaan bahwa kematian Asprina berkaitan dengan tindak kejahatan semakin menguat setelah mobil pribadi korban tidak ditemukan di lokasi.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga berhasil menangkap dua orang yang diduga terlibat dalam pembunuhan tersebut.

Kedua tersangka masing-masing berinisial AFR (25), warga Sidamanik, Kabupaten Simalungun, dan MRS (37), warga Sei Buluh, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Keduanya ditangkap tim gabungan Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut dan Satreskrim Polres Karo di kawasan Jalan Jemaral, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Senin dini hari, 28 September 2026.

Saat ditangkap, polisi turut mengamankan mobil Mitsubishi XForce bernomor polisi BK 1326 SAD milik korban yang sebelumnya dibawa kabur.

Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho mengatakan, hasil penyelidikan menunjukkan pembunuhan tersebut berkaitan dengan aksi perampokan. Kedua pelaku disebut datang ke Berastagi dengan tujuan menguasai barang berharga milik korban.

"Salah satu tersangka diketahui pernah bekerja di kawasan perumahan tempat tinggal korban. Hal ini dimanfaatkan pelaku karena sudah mengetahui kondisi lingkungan serta keberadaan korban," ujar Pebriandi saat konferensi pers di Mapolres Karo, Selasa 29 September 2026.

Pengetahuan terhadap lingkungan tempat tinggal korban diduga memudahkan kedua pelaku menjalankan aksinya.

"Usai menganiaya korban hingga tewas dan menyembunyikan jasadnya di kamar mandi, kedua pelaku menggasak serta membawa lari kendaraan milik korban," kata Pebriandi.

Pebriandi menegaskan motif kasus tersebut adalah perampokan. Polisi masih mendalami rangkaian aksi kedua tersangka dalam kasus yang menewaskan Wakil Rektor II IT&B Indonesia Kabanjahe tersebut.

Editor: Ismail

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut