Menjangkau Flores dan Medan: Dari Logistik Gempa hingga Edukasi Anak
Di lokasi pengungsian, masyarakat menghadapi keterbatasan akses air bersih, fasilitas sanitasi, penerangan, perlengkapan tidur, hingga kebutuhan khusus perempuan dan bayi. Untuk merespons kondisi tersebut, bantuan disalurkan berupa selimut, matras, terpal, hygiene kit, dignity kit, baby kit, pasokan air bersih, serta paket pangan keluarga.
Selain pemenuhan kebutuhan fisik, Upbit Indonesia dan YAS juga memberikan dukungan pemulihan psikososial melalui sesi Tension & Trauma Release Exercises (TRE). Program yang dipandu oleh fasilitator bersertifikat ini ditujukan bagi penyintas, relawan, dan petugas lapangan.
“Pemulihan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan fisik. Dukungan psikososial sangat penting untuk membantu penyintas maupun relawan membangun kembali rasa aman dan secara bertahap kembali ke aktivitas sehari-hari,” jelas Resna.
Aksi sosial dilanjutkan pada 20 September 2026 melalui kolaborasi bersama Heart2Hand.Project di Medan, Sumatera Utara. Melalui program Volunteer Batch 5 bertema “A Day to Teach, Inspire & Share Joy!”, kegiatan ini menghadirkan ruang belajar yang aman dan menyenangkan bagi anak-anak di lingkungan pinggir jalan.
Sebanyak 30 relawan, 30 anak, serta empat petugas pemadam kebakaran berpartisipasi dalam rangkaian aktivitas interaktif. Selain belajar dan bermain bersama, anak-anak mendapatkan edukasi mengenai pencegahan risiko kebakaran dan pengenalan profesi pemadam kebakaran untuk mendorong rasa percaya diri serta semangat belajar mereka.
“Kami ingin hadir memberikan pengalaman belajar yang positif. Harapannya, kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa percaya diri, rasa ingin tahu, dan semangat mereka untuk terus belajar,” kata Resna.
Editor: Jafar Sembiring