Setelah Layanan Dibuka Lagi, Penumpang Stasiun Lidah Tanah Naik 20 Persen
Minggu, 13 September 2026 | 15:38 WIB
Stasiun Lidah Tanah memiliki sejarah panjang dalam jaringan perkeretaapian Sumatera Utara. Bangunan tersebut awalnya digunakan sebagai stasiun untuk melayani persilangan kereta api, bukan sebagai tempat naik dan turun penumpang.
Dalam perkembangannya, stasiun itu direvitalisasi untuk kembali melayani penumpang. Sejumlah bagian bangunan tetap mempertahankan karakter dan nilai sejarahnya.
Anwar mengatakan keberadaan layanan kereta api di Stasiun Lidah Tanah memberikan pilihan transportasi bagi warga di wilayah Perbaungan dan sekitarnya.
“Reaktivasi dan konektivitas yang terjaga di Stasiun Lidah Tanah merupakan bentuk komitmen KAI untuk menghadirkan transportasi publik yang inklusif,” katanya.
Editor: Ismail