Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pejalan Kaki Tewas Ditabrak KA, Warga Blokir Jalur Bandar Tinggi–Kuala Tanjung
Advertisement . Scroll to see content

Setelah Layanan Dibuka Lagi, Penumpang Stasiun Lidah Tanah Naik 20 Persen

Minggu, 13 September 2026 | 15:38 WIB
  • author Ismail
Setelah Layanan Dibuka Lagi, Penumpang Stasiun Lidah Tanah Naik 20 Persen
Setelah Layanan Dibuka Lagi, Penumpang Stasiun Lidah Tanah Naik 20 Persen. (Foto: Istimewa).

SERGAI, iNewsMedan.id- Aktivitas penumpang di Stasiun Lidah Tanah, Desa Deli Muda Hilir, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, mulai meningkat setelah layanan naik-turun penumpang kembali beroperasi sejak Februari 2025.

Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, stasiun yang telah berdiri sejak 1902 itu melayani 6.047 penumpang. Jumlah tersebut setara rata-rata 756 penumpang setiap bulan.

Jika dibandingkan dengan rata-rata bulanan pada 2025 yang mencapai 630 penumpang, volume penumpang tahun ini meningkat sekitar 20 persen. Sepanjang 2025, Stasiun Lidah Tanah mencatat 6.924 penumpang.

Layanan naik-turun penumpang di Stasiun Lidah Tanah kembali dibuka sejak 1 Februari 2025 seiring pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025.

Saat ini, stasiun tersebut menjadi titik naik dan turun penumpang untuk KA Putri Deli relasi Medan-Tanjungbalai pergi-pulang serta KA Siantar Ekspres relasi Medan-Siantar pergi-pulang.

Manager Hubungan Masyarakat PT KAI Divisi Regional I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan peningkatan jumlah penumpang menunjukkan adanya aktivitas mobilitas masyarakat yang menggunakan layanan kereta api dari kawasan Perbaungan dan sekitarnya.

“Aksesibilitas yang makin mudah mendorong mobilitas warga Perbaungan dan sekitarnya, baik untuk keperluan bekerja, berdagang, maupun pendidikan,” ujar Anwar, Minggu, 13 September 2026.

Stasiun Lidah Tanah memiliki sejarah panjang dalam jaringan perkeretaapian Sumatera Utara. Bangunan tersebut awalnya digunakan sebagai stasiun untuk melayani persilangan kereta api, bukan sebagai tempat naik dan turun penumpang.

Dalam perkembangannya, stasiun itu direvitalisasi untuk kembali melayani penumpang. Sejumlah bagian bangunan tetap mempertahankan karakter dan nilai sejarahnya.

Anwar mengatakan keberadaan layanan kereta api di Stasiun Lidah Tanah memberikan pilihan transportasi bagi warga di wilayah Perbaungan dan sekitarnya.

“Reaktivasi dan konektivitas yang terjaga di Stasiun Lidah Tanah merupakan bentuk komitmen KAI untuk menghadirkan transportasi publik yang inklusif,” katanya.

Editor: Ismail

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut