Dokter di Sidikalang Ditodong Parang, Mulut Dilakban, Uang Rp12 Juta Digondol
Setelah korban tak berdaya, pelaku membuka laci-laci meja dan mengambil uang yang ada di dalamnya.
"Pelaku langsung meminta uang kepada korban dengan mengarahkan sebilah parang, namun korban mengatakan bahwa uang yang tersisa hanya di laci. Pelaku kemudian mengikat kaki dan mulut korban menggunakan lakban, dan langsung membuka seluruh laci meja dan mengambil seluruh uang yang ada di dalam laci," ujar Otniel.
Korban rupanya tidak tinggal diam. Dia berpura-pura menelepon untuk membuat PS percaya bahwa ada orang lain bersamanya.
PS ikut terkecoh. Dia berpura-pura meminta rekannya memutar mobil karena mereka disebut akan melanjutkan perjalanan menuju Pancur Batu.
Setelah merasa aman, PS meninggalkan tempat praktik. Dia menuju Jalan Putri Lopian untuk membuang sisa lakban, kemudian pulang dan menghitung uang hasil rampokan.
Dari aksi tersebut, PS membawa kabur total Rp12.190.000.
Uang itu kemudian dibawa PS dalam perjalanan ke sejumlah daerah. Dia sempat pergi ke Samosir untuk membeli buah coklat dan cabai, lalu melanjutkan perjalanan ke Dolok Sanggul hingga ke Provinsi Jambi.
Namun, pelariannya berakhir ketika PS memutuskan kembali ke Dairi. Polisi menangkapnya saat berada di kawasan Merek, Kabupaten Karo.
Editor: Ismail