Bobby Nasution Pastikan Kasus Febiola Ditangani Medis dan Psikologis
Selain pemeriksaan medis, pemerintah juga melibatkan psikolog untuk melihat kemungkinan trauma yang dialami Febiola setelah kejadian keracunan.
"Ya kan kita gak bisa menilai (bagaimana) traumatis seseorang, setelah keracunan itu, apakah dia ada trauma atau segala macam, (apakah) itu mengganggu mental dan segala macam, ini juga kita ikut periksa. Jadi seluruhnya, bukan hanya segi medis yang lain kita periksa," kata Bobby.
Terkait keberlanjutan program MBG setelah munculnya kasus keracunan tersebut, Bobby memilih mendorong perbaikan mekanisme daripada menghentikan program.
"Yang kita dukung perbaikan MBG-nya, perbaikan penyalurannya, perbaikan mekanismenya, karena sebagian daerah masih membutuhkan. MBG penyalurannya harus baik agar tidak ada korban jiwa," katanya.
"Perbaikan itu kata kuncinya," sambung Bobby.
Ia memastikan pendampingan terhadap Febiola akan terus dilakukan hingga siswi tersebut pulih. Penanganan juga melibatkan Dinas Kesehatan Sumut serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
"Akan kami dampingi terus selama ini, mungkin (pendampingannya) masuk ke Dinas Kesehatan Sumut saja, hari ini (penanganannya) juga masuk ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, di sana ada psikolog dan segala macam," pungkasnya.
Editor: Ismail