Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gas Bumi Pangkas Biaya Transportasi dan Usaha
Advertisement . Scroll to see content

PAG Kembangkan Bisnis LNG Arun untuk Pasar Regional

Selasa, 08 September 2026 | 19:59 WIB
  • author Isnaini Kharisma
PAG Kembangkan Bisnis LNG Arun untuk Pasar Regional
PAG mengembangkan bisnis LNG di Arun, Aceh, dengan membidik pasar regional. Sepanjang 2025, realisasi regasifikasi mencapai 153 persen dari target. Foto: Istimewa

MEDAN, iNewsMedan.id - Guna mendorong Kawasan Arun Lhokseumawe, Aceh,  PT Perta Arun Gas (PAG), bagian dari Subholding Gas dan anak perusahaan PT Pertamina Gas melakukan perkembangan dari terminal LNG menjadi Global Integrated Energy Hub yang berperan strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus membuka akses ke pasar energi Asia.

Finance & General Support Director PT Perta Arun Gas, M. Yudi Setiawan menjelaskan, potensi strategis Arun yang berada di jalur pelayaran internasional dan dekat dengan pasar Asia. Posisi tersebut menjadi keunggulan bagi PAG untuk mengembangkan berbagai layanan berbasis LNG, tidak hanya untuk kebutuhan domestik tetapi juga pasar regional.

“Arun memiliki posisi strategis untuk dikembangkan menjadi LNG Hub yang melayani kebutuhan domestik sekaligus pasar regional,” ujar Yudi ketika menjadi narasumber dalam program Squawk Box pada segmen khusus Energy Corner di Studio CNBC Indonesia, Selasa (8/9/2026).

Yudi menuturkan, pihaknya juga terus mengoptimalkan infrastruktur yang dimiliki untuk memperluas portofolio bisnis. Salah satunya melalui pengoperasian kembali Tangki LNG F-6004 berkapasitas 127.000 m³ yang telah direvitalisasi dan sudah beroperasi pada awal 2026. 

Infrastruktur tersebut meningkatkan fleksibilitas PAG dalam menerima, menyimpan, dan mengelola kargo LNG dalam volume besar, sekaligus membuka peluang bisnis LNG Hub, reload, dan re-export.

"Selain itu, kami memiliki tiga unit regasifikasi dengan total kapasitas 135 MMSCFD, LNG ISO Tank Filling Station hingga 10 ISO Tank per hari, tangki condensate berkapasitas 2,12 juta barel, fasilitas LPG, serta layanan Gassing Up & Cooling Down (GUCD) bagi kapal LNG," ujarnya.

Dia menuturkan, dari sisi kinerja, PAG mencatat capaian positif sepanjang 2025. Realisasi regasifikasi mencapai 153 persen dari target RKAP, dengan penerimaan 22 kargo LNG domestik dan volume regasifikasi lebih dari 155 BBTUD, meningkat sekitar 6 persen. Bahkan, PAG juga membukukan pendapatan konsolidasi audited sebesar USD104,9 juta dan EBITDA USD52,08 juta atau 121 persen dari target RKAP.

Lebih lanjut, keandalan operasi tersebut turut didukung pencapaian lebih dari 29 juta jam kerja selamat sejak 2013, menunjukkan konsistensi PAG dalam menjaga aspek HSSE dan keberlangsungan operasional.

Ke depan, PAG melihat peluang pengembangan breakbulking, LNG bunkering, ISO Tank, GUCD, penyimpanan, reload hingga re-export sebagai bagian dari ekosistem LNG Hub yang terintegrasi. 

Yudi mengungkapkan, dengan posisi Arun yang strategis di kawasan Selat Malaka, pengembangan ini berpotensi memperkuat konektivitas Indonesia dengan pasar energi Asia Tenggara dan global.

“Target kami adalah menjadikan Arun sebagai bagian penting dari rantai pasok energi, tidak hanya untuk hari ini, tetapi juga untuk kebutuhan energi masa depan,” tutur Yudi.

Editor: Ismail

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut