Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 3 Minggu Usai Keracunan MBG, Misteri Diagnosa Febiola Pelajar di Karo Masih Belum Terkuak
Advertisement . Scroll to see content

Febiola Diduga Kehilangan Ingatan Usai Keracunan MBG, KPPG Medan: Tunggu Hasil Dokter

Selasa, 08 September 2026 | 21:00 WIB
  • author Junaidin Zai
Febiola Diduga Kehilangan Ingatan Usai Keracunan MBG, KPPG Medan: Tunggu Hasil Dokter
Febiola Purba (16), siswa berprestasi asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut), saat berada di RSUP Adam Malik untuk menjalani perawatan. Foto: Junaidin Zai/iNewsMedan.id

MEDAN, iNewsMedan.id - Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan masih menunggu hasil pemeriksaan dokter terhadap Febiola Purba (16), siswa asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang diduga mengalami gangguan ingatan setelah mengalami keracunan yang disebut berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Febiola menjalani pemeriksaan lanjutan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Adam Malik, Medan, pada Senin (7/9/2026), setelah lebih dari tiga minggu menjalani perawatan dan kontrol di sejumlah rumah sakit.

Kepala Subbagian Tata Usaha KPPG Medan, Erdianta Sitepu, mengatakan Febiola menjalani sejumlah pemeriksaan, termasuk electroencephalography (EEG), untuk mengetahui kondisi kesehatannya.

"Dia ke rumah sakit dalam rangka kontrol kesehatan. Tadi sudah melakukan pemeriksaan EEG dan besok keluar hasilnya," kata Erdianta, Selasa (8/9/2026).

Erdianta mengatakan KPPG belum dapat memastikan kondisi Febiola, termasuk dugaan gangguan ingatan yang disampaikan keluarganya, karena hal tersebut membutuhkan penjelasan dari dokter yang menangani.

"Itu mungkin nanti bisa ke dokter yang berwenang. Tapi dari hasil komunikasi kami dengan Febiola tadi bagus saja. Bisa diresponnya dengan baik," ujarnya.

KPPG, kata Erdianta, masih menunggu hasil pemeriksaan untuk mengetahui kondisi Febiola secara lebih jelas.

Febiola sebelumnya disebut sempat tidak mengenali sejumlah anggota keluarga dan teman sekolah yang datang menjenguknya. Kondisi itu membuatnya belum dapat kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar meskipun sebelumnya telah beberapa kali menjalani perawatan.

Editor: Jafar Sembiring

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut