Asap Selimuti 14 Wilayah Sumut, Jarak Pandang Turun hingga 500 Meter
Dampaknya mulai terlihat pada kondisi atmosfer dan jarak pandang. Hasil pengamatan Stasiun Meteorologi Silangit, Stasiun Meteorologi F.L. Tobing Sibolga, dan Stasiun Meteorologi Aek Godang menunjukkan jarak pandang pada 8 September berada di kisaran 500 meter hingga 5 kilometer.
"Penurunan jarak pandang tersebut terpantau bersamaan dengan kondisi kabut dan asap," ujar Hendro.
Kondisi udara juga menjadi perhatian. Pemantauan kualitas udara menunjukkan konsentrasi PM2.5 di Sumatera Utara berada pada kategori sedang hingga tidak sehat.
BMKG meminta masyarakat, terutama yang berada di wilayah dengan jarak pandang rendah, meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar rumah maupun berkendara.
"Masyarakat yang berada di wilayah dengan jarak pandang rendah akibat kabut dan asap juga diimbau untuk berhati-hati saat berkendara, menjaga jarak pandang, dan menggunakan perlengkapan yang sesuai," kata Hendro.
Pemerintah daerah juga diminta tidak mengabaikan perkembangan kondisi tersebut. BMKG mengimbau para kepala daerah berkoordinasi dengan BPBD, TNI, dan Polri setempat serta terus mengikuti informasi mengenai cuaca dan sebaran asap.
Editor: Ismail