Lewat Program PEKA, BPJS Ketenagakerjaan Latih 1.426 Penerima Manfaat Jadi Wirausaha Mandiri
Pelatihan yang diberikan disesuaikan dengan potensi ekonomi dan kebutuhan daerah masing-masing peserta. Beberapa bidang keterampilan yang diberikan meliputi digital marketing, content creator, dan reseller serta tata boga/kuliner, barista, florist, make-up artist (MUA), menjahit, laundry, hingga kerajinan tangan (handycraft).
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat menambahkan, indikator keberhasilan PEKA terletak pada kemampuan peserta untuk menghasilkan pendapatan mandiri.
"Kami melihat bagaimana manfaat yang diterima peserta ini bisa menjadi produktif. Kami khawatir kalau tidak dilakukan pendampingan dan pembekalan, manfaat yang diterima hanya menjadi konsumtif. Karena itu, melalui PEKA kami ingin mendorong shifting dari konsumtif menjadi produktif, dari menerima manfaat menjadi memiliki daya, dan pada akhirnya menjadi mandiri," ujar Saiful.
Program ini disambut baik oleh berbagai wilayah, salah satunya BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tanjung Morawa. Kepala Kantor Cabang Tanjung Morawa, Bunyamin Najmi, menyatakan kesiapannya dalam mendampingi para penerima manfaat di wilayah Kabupaten Deli Serdang.
"Kolaborasi adalah kunci agar proses pemberdayaan ini tidak berhenti pada pelatihan saja, tetapi berlanjut hingga peserta benar-benar mampu menjalankan usaha yang produktif secara berkelanjutan," ujar Bunyamin.
Editor : Jafar Sembiring