Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Edarkan Sabu ke Sesama Penghuni Kos, Wanita Muda Ini Diciduk Polrestabes Medan
Advertisement . Scroll to see content

Pura-pura Jualan Vape 'Labubu', Wanita Cantik di Medan Ternyata Edarkan Narkoba Jenis Pod Getar

Jum'at, 14 Agustus 2026 | 15:44 WIB
  • author Jafar
Pura-pura Jualan Vape 'Labubu', Wanita Cantik di Medan Ternyata Edarkan Narkoba Jenis Pod Getar
Tren penyalahgunaan narkoba jenis cairan vape atau yang dikenal sebagai 'Pod Getar' kembali memakan korban. (Istimewa)

MEDAN, iNewsMedan.id - Tren penyalahgunaan narkoba jenis cairan vape atau yang dikenal sebagai 'Pod Getar' kembali memakan korban. Satresnarkoba Polrestabes Medan sukses membongkar praktik haram ini dengan meringkus seorang wanita cantik berinisial DW alias UW (31) saat bersiap melakukan transaksi di parkiran sebuah hotel di Kecamatan Medan Barat.

Penangkapan yang terjadi pada Jumat malam (7/8/2026) tersebut mengungkap fakta mengejutkan. Warga Jalan Sei Batu Gingging, Medan Selayang ini rupanya telah mengedarkan puluhan unit pod getar bernarkoba selama dua bulan terakhir.

Dalam penangkapan tersebut, petugas mengamankan tiga unit Pod Getar dengan kemasan menarik dan populer bermerek Labubu, Yakuza, dan Batman. Barang haram berkedok rokok elektrik itu rencananya bakal dijual dengan harga fantastis, yakni Rp2,1 juta per unit.

Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha menjelaskan bahwa modus pelaku terbilang rapi dengan memanfaatkan lokasi-lokasi privat hingga layanan jasa antar.

"Pelaku biasa mengantar sendiri ke tempat-tempat yang sepi seperti parkiran hotel atau apartemen. Namun dalam beberapa kesempatan, pelaku juga memanfaatkan jasa ojek online untuk mengelabuhi petugas," ujar AKBP Rafli, Jumat (14/8/2026).

Dari hasil pemeriksaan, DW mengantongi keuntungan bersih hingga Rp300 ribu dari setiap unit pod yang terjual. Uang tersebut diakuinya digunakan untuk membiayai kebutuhan hidup sehari-hari.

Saat ini, Polrestabes Medan tengah memburu aktor utama di balik jaringan ini, yakni seorang pria berinisial K yang bertindak sebagai pemasok utama barang haram tersebut.

Editor: Chris

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut