get app
inews
Aa Text
Read Next : Wisuda 1.586 Mahasiswa, Rektor USU Ingatkan Tantangan Dunia Kerja

Isu Chapel USU Ditutup Beredar, Rektorat Tegaskan Tetap Jadi Rumah Ibadah

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:30 WIB
header img
Wakil Rektor USU Himsar Ambarita (tengah) bersama Bonar Panggabean (kanan) saat memberikan keterangan terkait renovasi Chapel USU. Foto: Ismail/iNewsMedan.id

MEDAN, iNewsMedan.id— Universitas Sumatera Utara (USU) buka suara menyusul beredarnya informasi mengenai rencana penutupan Chapel USU. Rektorat menegaskan renovasi yang sedang disiapkan tidak akan mengubah fungsi bangunan tersebut sebagai rumah ibadah Kristen.

Sekretaris Direktorat Humas, Promosi dan Protokoler USU, Ami Dilham, mengatakan renovasi Chapel merupakan bagian dari revitalisasi fasilitas kampus. Penataan dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan kenyamanan, bukan menghapus keberadaan rumah ibadah.

"Kami tegaskan informasi yang beredar yang menyebutkan bahwa USU akan menutup rumah ibadah Chapel adalah tidak benar. USU memastikan Chapel tetap difungsikan sebagai tempat aktivitas kerohanian dan hanya akan menjalani renovasi untuk meningkatkan kualitas fasilitas sebagai bagian dari proses revitalisasi dan optimalisasi fungsi Chapel USU," kata Ami dalam konferensi pers di USU, Medan, Selasa (11/8/2026).

Menurut Ami, rencana revitalisasi Chapel bukan keputusan yang baru dibuat. Rencana tersebut telah disiapkan sejak 2015 dengan mempertimbangkan kebutuhan pengembangan infrastruktur dan kondisi lingkungan di sekitar bangunan.

Salah satu persoalan yang menjadi pertimbangan adalah lokasi Chapel yang kerap terdampak banjir saat curah hujan tinggi. Karena itu, penataan infrastruktur dinilai diperlukan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna.

"USU memastikan setelah direnovasi, fungsi Chapel tidak akan berubah. Ini tetap menjadi rumah ibadah sebagaimana selama ini digunakan oleh sivitas akademika dan warga. Tidak ada kebijakan untuk menutup ataupun mengalihfungsikan tempat ibadah tersebut dan selama proses renovasi berlangsung, aktivitas peribadatan tetap dapat berjalan," tegas Ami.

USU juga memastikan aktivitas ibadah tidak akan terhenti selama Chapel direnovasi. Kampus menyiapkan lokasi sementara yang dapat digunakan untuk kegiatan peribadatan dan aktivitas kerohanian.

PIWK Dukung Renovasi

Perwakilan Persekutuan Iman Warga Kristen (PIWK) USU, Bonar Panggabean, menyatakan mendukung rencana renovasi Chapel. Menurutnya, pembenahan diperlukan agar fasilitas tersebut tetap mampu menunjang kegiatan kerohanian sivitas akademika.

"Renovasi yang dilakukan itu patut didukung karena tujuannya untuk meningkatkan kualitas Chapel. Saya tahu persis sejak awal Chapel ini didirikan tujuannya untuk mendukung aktivitas kerohanian civitas akademika yang beragama Kristen di USU," kata Bonar.

Ia menilai renovasi menjadi hal yang wajar seiring bertambahnya jumlah warga Kristen di lingkungan USU. Peningkatan fasilitas, kata dia, dibutuhkan agar Chapel dapat digunakan secara lebih optimal.

Bonar juga menekankan keberadaan Chapel selama ini memiliki fungsi penting dalam mendukung kegiatan kerohanian mahasiswa maupun sivitas akademika USU.

Dengan klarifikasi tersebut, pihak rektorat memastikan relokasi selama masa pembangunan tidak berarti penghapusan Chapel. Setelah revitalisasi selesai, bangunan tersebut tetap diperuntukkan sebagai rumah ibadah Kristen di lingkungan USU.

Editor : Ismail

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut