Cegah Kemiskinan, BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut Salurkan Rp2,2 Triliun
Menurutnya, keberadaan BPJS Ketenagakerjaan merupakan bagian penting dari jaring pengaman sosial nasional. Ketika pekerja mengalami risiko kehilangan penghasilan, manfaat yang diberikan mampu menjaga daya beli keluarga sehingga dampak ekonomi yang ditimbulkan dapat diminimalkan.
Dengan total manfaat sebesar Rp2,2 triliun selama Semester I Tahun 2026, BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut semakin menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat sistem perlindungan sosial, meningkatkan kesejahteraan pekerja, sekaligus mendukung upaya percepatan pengentasan kemiskinan di Sumatera Utara dan Aceh.
Kunto menambahkan bahwa upaya pencegahan kemiskinan akan semakin optimal apabila semakin banyak pekerja yang terlindungi dalam program BPJS Ketenagakerjaan.
"Untuk mencegah keluarga pekerja menghadapi dampak risiko sosial di masa mendatang, kami mengajak seluruh pekerja yang belum terlindungi agar segera mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan," imbuhnya.
Pihaknya juga terus mendorong terwujudnya Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Sumatera Utara dan Aceh agar seluruh pekerja memperoleh perlindungan yang layak. Khusus bagi pekerja informal yang belum menjadi peserta, mereka dapat memanfaatkan momentum program diskon 50% iuran sehingga perlindungan jaminan sosial menjadi lebih terjangkau.
Editor : Jafar Sembiring