Hari Mangrove Sedunia 2026, Kelompok Tani Tanam 24.000 Mangrove Pulihkan Ekosistem Pesisir
Bagi masyarakat pesisir, mangrove memiliki peran vital sebagai benteng alami yang mampu mengurangi abrasi, meredam gelombang laut, sekaligus menjadi habitat berbagai biota yang menopang kehidupan nelayan.
"Saya tinggal di sini sudah cukup lama. Dahulu ombaknya masih terasa kecil. Semakin ke sini, semakin dekat dan semakin besar. Jadi bagi kami mangrove itu penting karena mencegah abrasi di sepanjang pesisir pantai, meredam gelombang laut, dan menjaga biota laut," ujar Atam.
Ia menilai program BRI Peduli Grow & Green menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk terus menjaga lingkungan pesisir.
"Alhamdulillah, BRI Peduli datang lewat program Grow & Green. Kami jadi merasa tidak sendiri. Bersama program ini, kami dan kawan-kawan bisa merawat dan menanam mangrove," katanya.
Atam berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus dipelihara sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi juga menjadi warisan lingkungan yang lestari bagi generasi mendatang.
Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI, Dhanny, menegaskan bahwa BRI secara konsisten mendukung pelestarian kawasan pesisir melalui rehabilitasi hutan mangrove sebagai salah satu solusi alami menghadapi dampak perubahan iklim.
"Hutan mangrove bertindak sebagai benteng alami kawasan pesisir yang efektif mencegah abrasi pantai, menahan gelombang pasang, dan menanggulangi intrusi air laut. Ini merupakan bentuk nyata komitmen BRI dalam menyelamatkan ekosistem pesisir dan tentunya juga memberikan manfaat bagi keberlanjutan kehidupan masyarakat sekitar," ujarnya.
Editor : Chris