get app
inews
Aa Text
Read Next : Pertama Kali di Medan, Hoobastank Sukses Menghibur Para Fans di Panggung Deliland Festival

Rayakan Perjalanan Hidup Lewat Festival Musik Timeless Project Live

Kamis, 23 Juli 2026 | 17:53 WIB
header img
Jajaran pengisi acara Timeless Project Live di Medan, yang menampilkan Judika, Tipe-X, RAN, dan Ucox Bongax di Lapangan Parkir Lotte Grosir, Sabtu (2/8/2026). Foto: Istimewa

JAKARTA, iNewsMedan.id - Seiring berjalannya waktu, konser tak lagi sekadar menjadi ruang hiburan. Jika dulu konser identik dengan euforia dan mengikuti tren, kini ia menjadi ruang untuk berhenti sejenak, mengenang perjalanan hidup, sekaligus menemukan energi baru untuk melangkah ke depan.

Fenomena tersebut melatarbelakangi lahirnya Timeless Project Live, sebuah festival musik yang menggabungkan lagu-lagu ikonik era 2000-an dengan pengalaman yang mengajak audiens, terutama bagi yang berusia 30 hingga 39 tahun, menyusuri kembali perjalanan hidup mereka.

Di tengah rutinitas pekerjaan, keluarga, dan berbagai tanggung jawab, festival ini dihadirkan sebagai ruang untuk berhenti sejenak, mengapresiasi perjalanan yang telah dilewati, sekaligus mengisi ulang energi sebelum kembali menjalani aktivitas sehari-hari.

"Selama ini banyak event mengajak orang bernostalgia. Tapi kami melihat ada kebutuhan yang lebih besar dari itu. Orang-orang yang kini memasuki usia produktif ingin merayakan perjalanan hidup mereka. Mereka menyadari bahwa semua pengalaman, termasuk lagu-lagu yang menemani mereka di era 2000-an, adalah bagian dari proses yang membentuk siapa mereka hari ini," ujar Rijal Asikin selaku perwakilan RESONINE, promotor Timeless Project, Kamis (23/7/2026).

Melalui Timeless Project Live, RESONINE ingin menghadirkan pengalaman konser yang lebih bermakna daripada sekadar hiburan. Dengan memadukan musik, berbagai aktivitas interaktif, dan ruang untuk berefleksi, festival ini mengajak audiens untuk sejenak menoleh ke perjalanan yang telah dilalui, mengapresiasi setiap proses yang membentuk diri mereka hari ini, serta melangkah kembali ke rutinitas dengan semangat yang diperbarui.

Empat Fase Perjalanan Emosional

Timeless Project Live hadir sebagai perjalanan emosional yang membawa audiens melewati empat fase, yaitu:

- Remember (Mengenang)

- Relive (Menghidupkan kembali)

- Celebrate (Merayakan)

- Recharge (Mengisi ulang energi)

Rangkaian acara ini akan dimulai di Medan pada 2 Agustus di Lapangan Parkir Lotte Grosir, berlanjut ke Palembang pada 29 Agustus di CGC One, Citra Grand City, dan mencapai puncaknya di Bandung pada 19 September yang akan digelar di Laswi Heritage.

Pengalaman dimulai melalui berbagai instalasi visual bertema era 2000-an yang membangkitkan memori masa itu, seperti elemen budaya populer, photo spot, hingga landmark tematik.

Perjalanan kemudian berlanjut ke fase relive, di mana audiens dapat menikmati pengalaman radio off-air yang dipandu langsung oleh penyiar radio setempat, serta berbagai aktivitas seperti marketplace bertema era 2000-an, sesi karaoke, dan area interaksi komunitas yang menghadirkan pengalaman kolektif bagi audiens.

"Musik memang menjadi pintu masuknya. Tetapi yang ingin kami bangun sebenarnya adalah rasa bangga terhadap perjalanan hidup individu. Kami harap audiens bisa pulang dengan perasaan bangga terhadap apa yang sudah mereka lalui, bukan hanya karena berhasil menonton musisi favorit," jelas Rijal.

Puncak Acara dan Deretan Pengisi Acara

Puncak perjalanan pun hadir pada fase celebrate, ketika deretan musisi lintas genre yang menjadi soundtrack generasi 2000-an tampil di panggung utama.

- Medan: Pengunjung akan menikmati penampilan Ucox Bongax, RAN, Tipe-X, dan Judika.

- Palembang: Menghadirkan Hutan Tropis, Sammy Simorangkir, RAN, Jamrud, dan Tipe-X.

- Bandung: Mengusung konsep khusus Preanger Edition yang lebih mengedepankan local pride Jawa Barat dengan jajaran penampil (line-up) yang akan diumumkan dalam waktu dekat.

Namun, konser bukanlah akhir dari pengalaman tersebut. Melalui fase recharge, Timeless Project Live ingin meninggalkan kesan yang lebih mendalam. Setelah menikmati perjalanan emosional sepanjang acara, pengunjung diharapkan dapat pulang dengan perspektif yang lebih reflektif terhadap perjalanan hidup mereka.

"Kami berharap audiens tidak hanya membawa foto atau video, tetapi juga pengalaman yang berkesan dari keseluruhan acara," tutup Rijal.

Editor : Jafar Sembiring

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut