Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jutaan Pekerja Belum Terlindungi, Disnaker Sumut Perkuat Pengawasan
Advertisement . Scroll to see content

Negara Hadir, BPJS Ketenagakerjaan Medan Kota Penuhi Hak Santunan Almarhum Apri Wirananta

Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:18 WIB
  • author Jafar
Negara Hadir, BPJS Ketenagakerjaan Medan Kota Penuhi Hak Santunan Almarhum Apri Wirananta
BPJS Ketenagakerjaan menunjukkan komitmen nyata dalam memberikan perlindungan bagi pekerja informal. (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNewsMedan.id - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menunjukkan komitmen nyata dalam memberikan perlindungan bagi pekerja informal. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Medan Kota, Jefri Iswanto, beserta jajaran perwakilan melakukan kunjungan ke kediaman almarhum Apri Wirananta (28) di Jalan Pasar V, Dusun XII Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Sabtu (11/7/2026). Almarhum Apri merupakan seorang pengemudi ojek online (ojol) yang wafat saat sedang bekerja.

Kunjungan ini dilakukan untuk menyampaikan rasa duka cita mendalam sekaligus menyerahkan hak jaminan sosial kepada keluarga yang ditinggalkan.

"Kehadiran pihak BPJS Ketenagakerjaan ini menjadi bukti nyata bahwa negara hadir dan bertanggung jawab dalam melindungi seluruh lapisan pekerja, termasuk mereka yang berada di sektor informal (Bukan Penerima Upah)," kata Jefri.

Sebelumnya, almarhum Apri Wirananta (28) dilaporkan wafat saat tengah menjalankan tugasnya mengantarkan paket di kawasan Jalan Pelita IV, Kecamatan Medan Perjuangan, pada Rabu (8/7/2026).

Berdasarkan keterangan warga di lokasi kejadian, Apri yang sehari-hari beroperasi untuk platform Grab ini diduga tiba-tiba mengalami sesak napas saat berkendara. Ia sempat mengerem mendadak sebelum akhirnya terjatuh. Warga sekitar langsung bergegas memberikan pertolongan, namun nyawa Apri tidak tertolong dan dinyatakan wafat di lokasi kejadian.

Identitas almarhum berhasil dikenali melalui KTP dan SIM yang ditemukan di dalam tasnya. Suasana haru sempat menyelimuti lokasi saat rekan-rekan sesama pengemudi ojol berdatangan dan keluarganya tak kuasa menahan tangis melihat kondisi suaminya. Almarhum kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Pihak BPJS Ketenagakerjaan mengapresiasi tinggi langkah antisipasi yang telah diambil oleh almarhum semasa hidupnya. Menyadari profesinya sebagai driver ojol memiliki risiko kecelakaan dan ketenagakerjaan yang sangat tinggi di jalan raya, Apri secara sadar mendaftarkan diri menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

"Almarhum tercatat baru saja terdaftar sebagai peserta program jaminan sosial tersebut pada bulan Mei 2026. Meski kepesertaannya terhitung baru berjalan singkat, hak jaminan sosial almarhum tetap dipenuhi secara penuh sesuai regulasi yang berlaku," terang Kepala BPJS Ketenagakerjaan Medan Kota, Jefri Iswanto.

Melalui peristiwa ini, BPJS Ketenagakerjaan Medan Kota menyampaikan pesan penting dan berharap agar kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi pekerja informal lainnya. 

"Para pengemudi ojek online diimbau untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan jaminan sosial guna memproteksi diri dari berbagai risiko yang tidak terduga di lapangan," jelas Jefri. 

Kedatangan perwakilan BPJS Ketenagakerjaan disambut dengan rasa haru oleh pihak keluarga. Rahma Yulia, ibu kandung almarhum Apri Wirananta, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada putra dan keluarganya.

"Saya selaku orang tuanya mengucapkan terima kasih karena ada perhatian dari orang-orang. Ya, gimana ya, rasa-rasanya belom pamit juga dia ngomong," ungkap Rahma Yulia dengan nada getir mengenang kepergian putranya yang teramat mendadak.

Meskipun masih diselimuti duka yang mendalam dan rasa tidak percaya, Rahma Yulia mengaku sangat terbantu dengan santunan dan respons cepat dari para petugas yang hadir.

"Mudah-mudahan dengan adanya perhatian kayak gini, menjadi lapanglah kami yang sedang ditimpa musibah ini, menjadi ikhlas dan sabar. Karena banyak partisipasi dan perhatian dari pihak-pihak yang lain," tambahnya.

Bagi keluarga yang ditinggalkan, besarnya perhatian serta pemenuhan hak jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan menjadi secercah kekuatan dan ketenangan di tengah kedukaan yang mereka hadapi.

Editor: Chris

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut