Batik Ciprat, Inovasi Bernilai Ekonomi Tinggi Buatan Penyandang Disabilitas Sumut
Tak berhenti di situ, Pemprov Sumut juga berencana menggelar pelatihan kompetensi yang disesuaikan dengan kebutuhan industri modern. Tujuannya mulia: memastikan para penyandang disabilitas memiliki sertifikasi dan kemampuan yang diakui, sehingga mereka dapat diserap sebagai tenaga kerja formal di berbagai perusahaan.
Di akhir kunjungannya, Illyan memberikan apresiasi mendalam kepada para instruktur dan warga binaan yang tak lelah menempa diri.
“Karya-karya ini adalah bukti nyata bahwa kreativitas tidak memiliki batas. Melalui pembinaan yang konsisten, kami optimistis keterampilan ini akan membuka peluang usaha mandiri, meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka, dan membuktikan bahwa mereka mampu berdaya di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Editor: Jafar Sembiring