Talenta Muda Indonesia Timur Diajak Bangun Ekosistem Blockchain yang Inovatif
Sebelum berinvestasi, kata Resna, penting untuk memahami bahwa aset kripto merupakan salah satu instrumen investasi yang memiliki peluang sekaligus risiko. "Keputusan investasi yang baik selalu dimulai dari pemahaman yang cukup, bukan sekadar mengikuti tren atau informasi yang sedang viral," ujar Resna.
Menurut Resna, masih banyak anggapan bahwa industri blockchain hanya membutuhkan pengembang (developer). Padahal, seiring semakin matangnya ekosistem aset digital, kebutuhan talenta juga semakin beragam, mulai dari compliance, manajemen risiko, keamanan siber, analis bisnis, pemasaran digital, hingga pengembangan komunitas.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Upbit Indonesia bersama BlockDevId juga mengadakan lokakarya pengembangan smart contract pada hari kedua. Melalui sesi ini, peserta memperoleh pengalaman praktik secara langsung, mulai dari memahami konsep blockchain, membuat dompet Web3, hingga mengembangkan aplikasi sederhana berbasis smart contract menggunakan Solidity.
"Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif sekaligus memperkenalkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri blockchain saat ini," ujarnya.
Bagi Upbit Indonesia, edukasi tidak hanya bertujuan memperkenalkan aset digital sebagai instrumen investasi, tetapi juga membuka wawasan mengenai berbagai peluang yang lahir dari perkembangan teknologi blockchain. Seiring meningkatnya adopsi teknologi ini di berbagai sektor, pemahaman mengenai blockchain dinilai akan menjadi salah satu kompetensi yang semakin dibutuhkan di masa depan.
Lebih lanjut, Resna menegaskan bahwa pihaknya percaya bahwa pertumbuhan industri yang sehat harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusianya.
"Oleh karena itu, Upbit Indonesia akan terus memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi, komunitas, regulator, dan berbagai pemangku kepentingan untuk menghadirkan edukasi yang lebih inklusif, sehingga semakin banyak talenta muda Indonesia yang siap mengambil peran dalam membangun ekosistem blockchain yang inovatif dan bertanggung jawab," tutup Resna.
Editor : Jafar Sembiring