KSAD Jenderal Maruli: Begal Takut karena Ada Tentara, Bukan Ngurus-Ngurusin
Kamis, 11 Juni 2026 | 09:38 WIB
Lebih lanjut, KSAD menginstruksikan kepada seluruh jajaran komando kewilayahan, mulai dari tingkat Kodam, Korem, Kodim, hingga Babinsa di desa-desa, untuk selalu peka terhadap situasi keamanan di wilayah masing-masing. Kehadiran fisik prajurit di titik-titik rawan diharapkan mampu mempersempit ruang gerak pelaku kriminal.
KSAD mengingatkan bahwa esensi tertinggi dari kemanunggalan TNI dan rakyat adalah kemampuan prajurit untuk hadir sebagai solusi di saat masyarakat membutuhkan rasa aman. Ketika malam hari atau di lokasi sepi yang rawan aksi pembegalan, patroli dan kesiapsiagaan tentara dinilai sangat efektif membantu menjaga kondusivitas.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar