Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dirut RS Pirngadi Buka Suara Soal Peluru Begal yang Masih Bersarang dari Tubuh Satpam MBG
Advertisement . Scroll to see content

KSAD Jenderal Maruli: Begal Takut karena Ada Tentara, Bukan Ngurus-Ngurusin

Kamis, 11 Juni 2026 | 09:38 WIB
  • author Felldy Aslya Utama
KSAD Jenderal Maruli: Begal Takut karena Ada Tentara, Bukan Ngurus-Ngurusin
 Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Foto: Felldy

JAKARTA, iNewsMedan.id – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa kehadiran prajurit TNI AD di tengah masyarakat harus mampu memberikan rasa aman yang nyata, termasuk memberantas kriminalitas jalanan seperti pembegalan.

Menurut KSAD, alih-alih mencampuri urusan di luar ranah tugasnya, keberadaan tentara di lapangan justru wajib memberikan efek gentar (deterrent effect) bagi para pelaku kejahatan.

"Begal jadi takut karena ada tentara, bukan ngurus-ngurusin (hal lain yang bukan tupoksi)," ujar KSAD dalam keterangannya, Kamis (11/6/2026).

Lebih lanjut, KSAD menginstruksikan kepada seluruh jajaran komando kewilayahan, mulai dari tingkat Kodam, Korem, Kodim, hingga Babinsa di desa-desa, untuk selalu peka terhadap situasi keamanan di wilayah masing-masing. Kehadiran fisik prajurit di titik-titik rawan diharapkan mampu mempersempit ruang gerak pelaku kriminal.

KSAD mengingatkan bahwa esensi tertinggi dari kemanunggalan TNI dan rakyat adalah kemampuan prajurit untuk hadir sebagai solusi di saat masyarakat membutuhkan rasa aman. Ketika malam hari atau di lokasi sepi yang rawan aksi pembegalan, patroli dan kesiapsiagaan tentara dinilai sangat efektif membantu menjaga kondusivitas.

Meski meminta prajuritnya aktif menjaga ketenteraman, KSAD juga menggarisbawahi pentingnya profesionalisme. Tentara harus tahu batasan tugasnya dan tetap menghormati instansi penegak hukum lain. Kehadiran TNI di lapangan murni untuk membantu melindungi warga dari ancaman kekerasan, bukan untuk mengintervensi urusan sipil atau birokrasi lain yang tidak relevan.

Pernyataan menohok ini diharapkan menjadi pelecut semangat bagi seluruh prajurit TNI AD agar terus berada di garda terdepan dalam melindungi keselamatan dan memberikan kedamaian bagi masyarakat dari segala bentuk ancaman kriminalitas jalanan.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut