Kearifan Lokal Padangsidimpuan Jadi Kunci Hukum Humanis di Buku Baru AKBP Wira Prayatna
PADANGSIDIMPUAN, iNewsMedan.id - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara tahun 2026, Polres Padangsidimpuan menggelar kegiatan gelar wicara (talkshow) dan bedah buku bertajuk “Pengabdian Bhayangkara di Padang Nadimpu: Optimalisasi Kolaborasi dan Kearifan Lokal”. Buku tersebut merupakan karya Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H., yang dibedah pada Selasa (26/5/2026) di Aula Pratidina Polres Padangsidimpuan.
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, akademisi, tokoh budaya, mahasiswa, serta berbagai elemen masyarakat. Kehadiran mereka menjadi bentuk kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat sinergitas untuk membangun masyarakat yang humanis dan berbasis nilai lokal.
Turut hadir di antaranya Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe; Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan, Sri Fitrah Munawaroh; unsur TNI-Polri, Kejaksaan, Pengadilan, Badan Narkotika Nasional Kabupaten/Kota (BNNK), tokoh adat, tokoh masyarakat, serta dosen dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.
Dalam pemaparannya, AKBP Dr. Wira Prayatna menjelaskan bahwa buku tersebut merupakan refleksi pengabdian institusi Polri dalam membangun pendekatan penegakan hukum yang lebih humanis, kontekstual, dan berakar pada nilai-nilai lokal masyarakat.
“Buku ini mengangkat bagaimana penegakan hukum tidak hanya berorientasi pada aspek represif, namun juga mengedepankan pendekatan restoratif (restorative justice), kolaboratif, dan selaras dengan kearifan lokal masyarakat,” ujar Kapolres.
Buku “Pengabdian Bhayangkara di Padang Nadimpu” memuat beberapa tema utama, antara lain:
- Transformasi Penegakan Hukum Humanis: Menitikberatkan pada pergeseran pendekatan represif menuju keadilan restoratif (restorative justice) dengan memperhatikan kepentingan korban dan kebutuhan sosial masyarakat.
- Kearifan Lokal sebagai Living Law: Menyoroti nilai Dalihan Natolu sebagai sistem nilai dan mekanisme sosial yang relevan dalam mendukung penyelesaian masalah dan penegakan hukum.
- Perlindungan Anak: Melalui pendekatan preventif dan edukatif dengan kolaborasi antara keluarga, sekolah, masyarakat, dan kepolisian.
- Kolaborasi Pemberantasan Narkoba: Sebagai upaya bersama menghadapi ancaman sosial yang berdampak pada generasi muda.
- Peran Polisi dalam Penanggulangan Bencana: Melalui pendekatan kemanusiaan, respons cepat, dan koordinasi lintas sektor.
Editor : Jafar Sembiring