get app
inews
Aa Text
Read Next : Tarif Listrik Tak Naik hingga September, PLN Jamin Pasokan Tetap Andal

Sumatra Blackout, Tim Tipidter Bareskrim dan Puslabfor Selidiki Kabel Putus di Muaro Jambi

Senin, 25 Mei 2026 | 11:02 WIB
header img
Bareskrim Mabes Polri. Foto: Dok

JAKARTA, iNewsMedan.id – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyatakan bahwa insiden pemadaman listrik masal atau blackout yang melanda beberapa wilayah di Pulau Sumatra disebabkan oleh faktor cuaca buruk.

Wakabareskrim Polri, Irjen Nunung Syaifuddin, menjelaskan dalam jumpa pers di Jakarta Selatan pada Senin, 25 Mei 2026, bahwa kepolisian langsung melakukan identifikasi awal sejak Jumat malam, 22 Mei 2026, setelah mendeteksi adanya gangguan pada jaringan transmisi SUTET 275 KV jalur Muara Bungo - Sungai Rumpeh di wilayah Jambi.

Gangguan akibat cuaca ekstrem tersebut kemudian membuat sistem transmisi keluar dari interkoneksi kelistrikan Sumatra.

Irjen Nunung menuturkan bahwa kerusakan pada jalur utama itu mengakibatkan ketidakstabilan frekuensi dan tegangan listrik, yang secara berantai memicu trip pada sejumlah pembangkit.

Dampaknya, blackout masal terjadi secara meluas mencakup wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, hingga sebagian Sumatra Selatan. Berdasarkan pemeriksaan awal di lapangan, putusnya kabel transmisi tersebut diduga terjadi secara tiba-tiba karena pengaruh cuaca, namun polisi menegaskan masih memerlukan pendalaman lebih lanjut baik secara teknis maupun ilmiah.

Penyelidikan intensif ini digawangi oleh tim Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Bareskrim Polri yang telah diterjunkan langsung ke lokasi titik awal gangguan di Desa Tempino, Mestong, Muaro Jambi, sejak Minggu, 24 Mei 2026.

Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Mohammad Irhamni, menyebutkan bahwa olah tempat kejadian perkara tersebut turut didampingi oleh tim Puslabfor Bareskrim dan pihak PLN. Petugas menemukan adanya konduktor yang putus, yang kini telah dibawa sebagai barang bukti untuk diteliti lebih lanjut oleh laboratorium forensik dan Litbang PLN.

Sejauh ini, pihak kepolisian menegaskan belum menemukan adanya indikasi kesengajaan atau sabotase manusia di balik putusnya konduktor tersebut.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut